Memahami aspirasi jarum halus tiroid

  Banyak pasien yang telah menjalani pemeriksaan nodul tiroid akan mendengar dokter menyarankan aspirasi jarum halus. Mengapa aspirasi jarum halus diperlukan? Apakah operasi ini berbahaya?

  I. Apa yang dimaksud dengan tusukan tiroid?

  Pungsi tiroid adalah prosedur sederhana di mana sel-sel dari benjolan tiroid disedot melalui jarum halus ke dalam jarum suntik. Sel-sel yang disedot diseka secara merata pada slide, diwarnai dan disiapkan untuk pemeriksaan di bawah mikroskop, dan ahli patologi membuat diagnosis sitologi dan mengeluarkan laporan tertulis berdasarkan apusan sel. Teknik tusukan dengan panduan ultrasound saat ini adalah pemantauan yang sepenuhnya dinamis, pemosisian yang tepat, tusukan yang akurat, serta pengoperasian yang sederhana dan cepat. Oleh karena itu, biopsi aspirasi dengan panduan ultrasound telah menjadi metode yang paling umum untuk diagnosis patologis kelenjar tiroid pra operasi.

  Mengapa aspirasi jarum halus diperlukan?

  Nodul tiroid relatif umum terjadi dalam praktik klinis, di antaranya adalah adenoma tiroid, gondok nodular, dan kanker tiroid. Kadang-kadang, riwayat dan pemeriksaan klinis sulit untuk menentukan sifatnya dan tidak memberikan dasar diagnostik pra-operasi yang pasti, sehingga membuat pilihan pembedahan menjadi sulit, dan pilihan prosedur secara langsung memengaruhi hasilnya. Tes FNAC sederhana, mudah dilakukan dan sangat akurat, dan terutama digunakan untuk diagnosis banding nodul tiroid, membedakan lesi jinak dan ganas.

  Pasien mana yang membutuhkan aspirasi jarum halus?

  Aspirasi jarum halus pada kelenjar tiroid direkomendasikan untuk pasien-pasien berikut ini.

  (1) Nodul berdiameter >10mm;

  (2) Temuan ultrasonografi, berapa pun ukurannya, dari nodul dengan pertumbuhan ekstraperitoneal atau kelenjar getah bening serviks yang abnormal;

  (3) Riwayat radiasi leher pada masa kanak-kanak atau remaja;

  (4) Kerabat tingkat pertama dari kanker tiroid terdiferensiasi, MTC atau MEN2;

  (5) Operasi sebelumnya untuk kanker tiroid;

  (6) Peningkatan kadar kalsitonin tanpa faktor yang mengganggu;

  (7) Diameter <10 mm dengan kecenderungan keganasan pada USG atau ≥2 faktor risiko yang dicurigai sebagai keganasan pada USG;   (8) Nodul yang bertambah besar lebih dari 50% atau diameter maksimumnya bertambah lebih dari 20% selama masa tindak lanjut;   (9) Tinggi nodul > diameter melintang; nodul kistik dengan bagian padat > 50% dan diameter nodul > 20 mm.

  Apakah prosedur tusukan berbahaya?

  Setiap prosedur invasif memiliki beberapa risiko. Namun, aspirasi jarum halus di bawah panduan USG dapat secara tepat menemukan lokasi tumor dan menghindari kerusakan jaringan di sekitarnya, sehingga sangat mengurangi risiko tusukan. Hal ini juga telah dibuktikan dengan jelas dalam penelitian domestik dan internasional bahwa aspirasi jarum halus tidak menyebabkan penyebaran tumor, sehingga menjadikannya teknik yang aman dan layak.

  V. Apa yang perlu diperhatikan oleh pasien?

  Tidak ada pertimbangan khusus untuk pasien yang memerlukan aspirasi jarum halus.

  Rekomendasi umumnya adalah

  1. Berhati-hatilah untuk membersihkan kulit leher dan lepaskan semua ornamen leher agar tidak menghalangi operasi.

  2 . Bekerja sama dengan persyaratan dokter selama operasi, rileks dan jangan gugup.

  3 . Hindari menelan dan gerakan lain selama operasi untuk menghindari cedera yang tidak disengaja pada trakea, pembuluh darah, dan jaringan leher lainnya.

  4 . Setelah tusukan, Anda harus menekan balutan dan meninggalkan rumah sakit setelah 30 menit observasi dan istirahat.

  Berapa biaya tusukan jarum halus?

  Total biaya tusukan dan pemeriksaan patologis hanya beberapa ratus RMB.