Diet nutrisi untuk Todd’s palsy

       Todd’s palsy adalah kelainan neurologis yang terjadi pada penderita epilepsi, yaitu kelumpuhan singkat yang terjadi ketika kejang terjadi. Kelumpuhan bisa bersifat parsial atau umum, tetapi biasanya terjadi pada satu sisi tubuh saja. Hal ini paling sering mengikuti kejang tonik klonik umum (grand mal) dan dapat berlangsung selama beberapa jam atau kadang-kadang selama beberapa hari setelah kejang berlalu.  Pasien-pasien ini harus makan lebih banyak buah dan sayuran yang kaya serat dan vitamin; makanan mereka harus beragam dan dicampur dengan biji-bijian dan sereal; makanan yang mudah dicerna dan bertekstur lembut harus dihindari atau kurang merangsang; makanan yang harum, kering dan digoreng tidak boleh dimakan; makanan berminyak, dingin dan panas harus dihindari. Berikut ini adalah pengantar diet nutrisi untuk pasien Todd.  1, pola makan harus ringan, makan lebih banyak sayuran segar, buah-buahan, produk kedelai serta rumput laut, ubur-ubur, udang dan udang, asupan ikan, ayam, telur dan susu serta produk susu yang sesuai untuk memastikan asupan protein yang memadai.  2. Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi harus mengontrol asupan garam mereka, umumnya 5 gram per hari adalah tepat. Mereka yang mengalami kesulitan makan harus diberi makan atau diberi makan melalui hidung. Sebelum pemberian makanan melalui hidung, asam lambung harus dipompa sebelum memasukkan makanan untuk mencegah makanan masuk ke trakea secara tidak sengaja.  3. Setelah setiap infus makanan, sejumlah kecil air hangat harus diisi untuk membersihkan lumen selang dan kemudian selang makanan hidung harus dijepit. Pengumpan hidung jangka panjang harus mengganti tabung lambung seminggu sekali. Bersihkan hidung dan mulut pada waktu yang tepat.  4. Minum lebih banyak air dan makan makanan semi-cair secara teratur. Pasien dengan kelumpuhan sering memiliki mentalitas minum air sesedikit mungkin karena takut akan ketidaknyamanan buang air kecil terlalu banyak, yang merugikan pasien. Pasien dengan kelumpuhan harus memiliki persediaan air yang memadai. Pasien harus minum 1 hingga 2 gelas air garam di pagi hari untuk mencegah sembelit. Makanan sehari-hari juga harus kering dan encer, dengan nasi dan sup, terutama bubur, dan beberapa makanan asin seperti acar, sehingga pasien dapat minum lebih banyak air. Bagi beberapa orang yang tidak ingin minum air putih, mereka bisa makan buah-buahan dan sayuran segar yang berair. Singkatnya, pasien yang lumpuh dapat mencegah sembelit dan penyakit infeksi saluran kemih dengan minum lebih banyak air.  5. Perhatikan pasokan serat makanan dan jangan makan makanan yang terlalu halus untuk mencegah sembelit.