Bagaimana katarak kongenital dapat didiagnosis dan diobati sejak dini?

       Katarak kongenital adalah katarak yang terjadi pada anak-anak dalam waktu satu tahun kelahiran. Karena onsetnya yang dini, hal ini secara serius memengaruhi perkembangan visual anak. Katarak menyebabkan 22-30% anak buta dan merupakan penyebab utama kedua kebutaan pada masa kanak-kanak.  Diagnosis dini dan pengobatan yang wajar adalah kunci untuk mencegah dan mengobati ambliopia pada anak-anak dengan katarak kongenital: 1. Untuk bayi dan anak-anak dengan strabismus, pupil putih, atau nistagmus, waspadalah terhadap adanya katarak.  2. Untuk anak-anak yang menderita katarak parah, operasi pengangkatan katarak harus dilakukan sedini mungkin, sebaiknya dalam waktu 2 hingga 3 bulan setelah kelahiran.  3.Memilih metode pembedahan: kapsulotomi posterior dan vitrektomi anterior dapat secara efektif mencegah terjadinya katarak posterior dan memberikan kondisi yang baik untuk perkembangan penglihatan anak di kemudian hari.  4. Optometri pasca-operasi diperlukan untuk mengoreksi kelainan refraksi pasca-operasi, jika tidak, efek pembedahan akan minimal. Optometri harus dilakukan setiap enam bulan hingga satu tahun untuk menyesuaikan derajat kacamata pada waktunya untuk beradaptasi dengan perubahan refraktif yang disebabkan oleh perkembangan mata.  5. Perawatan ambliopi aktif harus dilakukan di bawah bimbingan seorang profesional medis.  6. Implantasi IOL biasanya dilakukan pada usia 2 tahun. Anak-anak yang tidak infantil dapat melakukan implantasi IOL pada saat yang sama atau pada tahap kedua, tergantung pada kondisi mereka.  Katarak kongenital mungkin bersifat familial atau disebarluaskan. Larangan pernikahan serumpun, penekanan pada perawatan perinatal dan pencegahan infeksi virus dalam tiga bulan pertama kehamilan adalah langkah-langkah yang kuat untuk mengurangi kejadian katarak kongenital.