1. Benjolan Pasien sering berkonsultasi ke dokter dengan benjolan tanpa rasa sakit, yang dapat berlangsung selama beberapa hari atau lebih dari satu tahun, dan benjolan secara bertahap bertambah besar, terutama tumor pada tungkai. Tumor di bagian yang lebih dalam sering kali sulit dideteksi, seperti tumor yang terletak di rongga dada dan retroperitoneum. Tumor jaringan lunak memiliki ukuran yang bervariasi, tergantung pada lokasi pertumbuhan dan kecepatan pertumbuhannya. Tumor yang tumbuh dengan cepat dan terletak di jaringan yang lebih dalam cenderung memiliki batas yang tidak jelas. Sebaliknya, jika tumor tumbuh lambat dan terletak di permukaan tubuh, batasnya umumnya jelas. Nyeri Tumor jaringan lunak sebagian besar berupa benjolan yang tidak nyeri, seperti sarkoma yang tumbuh lebih cepat, sering disertai nyeri tumpul. Jika tumor melibatkan saraf yang berdekatan, rasa nyeri adalah gejala pertama. Pada beberapa kasus, karena lokasi tumor yang lebih dalam, rasa nyeri sering kali dirasakan terlebih dahulu, dan benjolan muncul kemudian. Ketika sarkoma mengalami perdarahan, rasa nyeri dapat timbul secara akut. Nyeri samar sering kali menunjukkan nekrosis tumor yang luas, atau tekanan yang mengejar saraf somatosensorik. Nyeri pada tumor neurogenik ganas terjadi di area saraf yang dilaluinya. Prognosis sarkoma dengan nyeri sering kali buruk. Kekerasan sarkoma jaringan lunak bergantung pada sumber jaringan dan suplai darah. Jika terdapat lebih banyak komponen otot berserat dan otot polos pada tumor, teksturnya akan lebih keras; sedangkan jika terdapat lebih banyak pembuluh darah, pembuluh limfatik, dan komponen jaringan adiposa, teksturnya akan lebih lunak. Meskipun tumor jenis ini dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh, beberapa tumor memiliki lokasi yang disukai. Tumor berserat sebagian besar terjadi pada kulit dan jaringan subkutan. Tumor lemak sebagian besar terjadi pada lengan, tungkai bawah dan retroperitoneum. Mesothelioma terjadi pada dada, perut dan perikardium. Tumor yang berasal dari otot polos cenderung terjadi di rongga perut dan batang tubuh. Tumor yang berasal dari rhabdomyosarcoma sebagian besar terjadi pada lapisan otot tungkai. Namun, rhabdomyosarkoma embrionik umumnya ditemukan pada tengkorak, orbita, rongga hidung, dan genitalia eksterna. Sarkoma sinovial cenderung terjadi di dekat persendian dan pada fasia. Aktivitas tumor jaringan lunak terkait dengan lokasi terjadinya, jenis patologis dan durasi penyakit. Untuk tumor jinak dan ganas rendah, lokasi pertumbuhannya sering kali dangkal dan mobilitasnya besar. Tumor dengan lokasi pertumbuhan yang dalam atau infiltrasi jaringan di sekitarnya memiliki mobilitas yang lebih kecil. Tumor yang terletak di lapisan otot akan aktif ketika otot rileks dan lebih tetap ketika otot berkontraksi, dan menjadi tetap ketika tumor melibatkan periosteum atau menginvasi tulang. Tumor retroperitoneal sebagian besar merupakan jenis tumor tetap karena hubungan anatomis. 6, Suhu: sarkoma jaringan lunak memiliki suplai darah yang kaya dan metabolisme yang kuat, suhu lokal mungkin lebih tinggi daripada jaringan normal di sekitarnya, tetapi suhu lokal tumor jinak dan sarkoma ganas yang rendah sering kali normal. 7, kelenjar getah bening regional, sarkoma jaringan lunak dapat bermetastasis di sepanjang saluran limfatik. Sarkoma sinovial dan rhabdomyosarcoma sering disertai pembesaran kelenjar getah bening regional, kadang-kadang menyatu menjadi massa.