Pusing sering terjadi ketika melihat ponsel dalam waktu yang lama, mengakibatkan ketegangan pada otot leher, peradangan aseptik atau ketidaksejajaran sendi-sendi kecil tulang belakang leher. Peradangan dan ketidaksejajaran sendi-sendi kecil dapat menstimulasi atau menekan saraf vaskular di leher, menyebabkan kejang pembuluh darah dan mengakibatkan pusing akibat suplai darah yang tidak mencukupi ke otak. Oleh karena itu, pusing karena menonton ponsel dapat diatasi dengan cara berikut: Pertama, segera berhenti menonton ponsel dalam waktu yang lama agar tulang belakang leher bisa beristirahat dan menghindari kerja berlebihan. Jika, setelah perawatan diri, pusing tidak mereda atau bahkan memburuk, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk menemui ahli bedah ortopedi untuk tes yang diperlukan guna mengklarifikasi diagnosis. Jika disebabkan oleh spondilosis servikal, perawatan pijat leher dapat dilakukan, atau dengan obat-obatan untuk meredakan pusing. Ketiga, Anda harus mengembangkan kebiasaan hidup dan kerja yang baik, dan sering melakukan latihan fungsional untuk otot leher, yang dapat meningkatkan kekuatan otot leher dan membuatnya kurang rentan terhadap ketegangan. Ini juga dapat meningkatkan sirkulasi darah lokal dan menghilangkan peradangan steril. Tulang belakang leher rahim tidak akan mudah tegang dan rasa pusing akan berkurang atau hilang setelah peradangan mereda.