I. Hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan pasien
(i) Kontraindikasi
1. Dilarang keras memindai pasien dengan alat pacu jantung dan neurostimulator, dan hindari masuk ke dalam 5 garis gauss (yaitu di antara magnet).
2. Klip aneurisma dan benda asing logam di dalam mata tidak boleh dipindai.
3. Pasien dengan demam tinggi harus dilarang melakukan pemindaian.
(ii) Kontraindikasi relatif
1, jika tubuh benda asing logam (gigi palsu, cincin kontrasepsi, implan logam, klip logam pasca operasi, dll.) Berada dalam ruang lingkup pemindaian, harus dipindai dengan hati-hati untuk mencegah pergerakan benda logam atau pembentukan panas yang disebabkan oleh cedera pasien, benda logam juga dapat menghasilkan artefak dan mencegah diagnosis. Jika bagian tubuh lain dipindai, perhatian juga harus diberikan pada apakah pasien merasa tidak sehat.
2, koma, kebingungan, kelainan mental, rawan kejang atau serangan jantung, trauma berat, pasien klaustrofobia, anak kecil dan pasien yang tidak kooperatif harus dipindai dengan hati-hati dan di bawah pengawasan medis atau keluarga.
3. Wanita hamil dan bayi harus mendapatkan persetujuan dokter sebelum melakukan pemindaian.
(iii) Catatan untuk pemindaian
1. Pasien harus melepaskan semua benda logam dan sebaiknya berganti pakaian untuk menghindari benda logam tertarik ke dalam magnet dan mempengaruhi keseragaman medan magnet, atau bahkan melukai pasien.
2. Selama proses pemindaian, tubuh (kulit) pasien tidak boleh langsung menyentuh dinding bagian dalam magnet dan berbagai kabel untuk mencegah luka bakar pada pasien.
3 . Tato (tato alis), kosmetik, pewarnaan rambut, dll. harus dihapus terlebih dahulu karena dapat menyebabkan luka bakar.
4. Pasien harus mengenakan penyumbat telinga untuk mencegah kerusakan pendengaran.
5. Masukkan berat badan pasien secara akurat.
6 . Saat menggunakan pemindaian EPI pencitraan gema planar, perhatikan apakah pasien mengalami gejala iritasi saraf tepi. Jika pasien mengalami kesemutan pada ekstremitas, otot berkedut, dan gejala lainnya, pemindaian EPI harus segera dihentikan dan sebagai gantinya, gunakan urutan denyut nadi yang lain.
7. Saat memindai dengan EPI, tangan pasien tidak boleh disilangkan dan tidak boleh bersentuhan langsung dengan kulit bagian tubuh lainnya untuk mengurangi munculnya iritasi saraf tepi.
Hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan staf
Semua staf di ruang MRI harus memahami dan mematuhi berbagai tindakan pencegahan keselamatan di dalam ruangan.
2. Semua personel yang perlu memasuki ruang magnet harus melepaskan semua benda logam dan magnet.
3. Saat operator memposisikan pasien, sebaiknya berdiri menghadap pintu untuk mencegah masuknya personel yang tidak berkepentingan.
3. Hal-hal yang berkaitan dengan keamanan peralatan
1, semua jenis benda logam besar dilarang keras memasuki ruang magnet, seperti gerobak besi, tempat tidur, tandu, botol oksigen, jarum suntik bertekanan tinggi resonansi non-magnetik, dll., Untuk mencegah kerusakan peralatan yang serius dan bahkan membahayakan keselamatan pribadi.
2, berbagai gulungan kawat, kawat gating jantung tidak dapat dilipat, menjadi tab, dan tidak langsung menyentuh kulit pasien dan dinding bagian dalam magnet.
3, gating EKG tidak boleh digunakan bersama dengan berbagai kumparan permukaan.
4. Jangan membawa peralatan resusitasi apa pun ke dalam magnet.
Perangkat penghenti dan pemantau darurat
Tombol Stop Darurat: digunakan untuk keadaan darurat di antara magnet (misalnya kebakaran, dll.).
Tombol merah yang terletak di atas keyboard dan di kedua sisi magnet, apabila ditekan, akan memutus daya di antara magnet. Tempat pemindaian kemudian dapat ditarik keluar secara manual dengan menggunakan tombol pelepas.
Tombol Rundown Darurat: ini adalah perangkat “Quench” manual. Letaknya di dalam kompartemen magnet. Alat ini hanya boleh digunakan jika nyawa pasien berada dalam bahaya akibat kekuatan magnet, untuk menghindari kerugian finansial yang besar.
Monitor oksigen.
Pegangan alarm pasien.
V. Keadaan darurat dan penanganannya
(i) Keadaan darurat pasien.
1, Berhenti Darurat.
2. Keluarkan pasien dari ruang pemindaian dan beritahukan petugas resusitasi jika perlu.
(ii) Keadaan darurat peralatan.
1. Tanda-tanda kehilangan super dan cara mengatasinya.
Suara abnormal yang keras, misalnya suara “mendesis”.
Kabut putih muncul di ruang magnet.
Layar monitor miring atau perubahan warna.
Tombol Berhenti Darurat.
Beritahu pasien untuk tenang dan bekerja sama melalui mikrofon.
Evakuasi pasien dengan cepat.
Beri tahu teknisi GE.
2. Keadaan darurat lainnya: misalnya kebakaran, kebisingan yang tidak normal, bahaya eksternal, dll.
Tombol Berhenti Darurat
Evakuasi pasien dengan cepat.
Matikan mesin.