Diet Pasien Cedera Otak Traumatik untuk Menambah Kalsium

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian telah menemukan bahwa ion kalsium berperan dalam cedera otak. Kalsium darah yang rendah dapat menyebabkan kejang otot dan kedutan pada tangan dan kaki karena peningkatan rangsangan neuromuskuler. Pada saat yang sama, kalsium darah rendah atau sejumlah besar ion kalsium masuk ke dalam sel, secara serius mengganggu fungsi normal sel saraf, sehingga rangsangannya meningkat dan mereka cenderung keluar di bawah rangsangan yang lemah, yang mengakibatkan serangan epilepsi. Kekurangan kalsium merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya epilepsi, hal ini dikarenakan di dalam darah tubuh manusia ion kalsium memiliki peran fisiologis yang sangat penting, dapat membuat membran sel saraf menjadi stabil, mencegah aktivitas pelepasan potensial membran yang tidak normal, serta dapat mengurangi rangsangan neuromuskuler, ikut serta dalam kontraksi otot, mengurangi permeabilitas kapiler dan membran sel, dan ikut serta dalam sintesis pemancar di dalam sel. Para ahli menguraikan klasifikasi makanan dengan kandungan kalsium tinggi: 1, produk susu dan produk susu: susu sapi, susu kambing dan susu bubuknya, keju, yoghurt, susu kental. 2, kacang-kacangan dan produk kedelai: kedelai, kacang kedelai, kacang lentil, kacang panjang, tahu, tahu kering, kulit tahu, susu tahu dan sebagainya. 3, ikan, udang, kepiting dan makanan laut: ikan mas, ikan mas, ikan mas perak, loach, udang, udang, udang, udang, kepiting, rumput laut, rumput laut, kerang, teripang, siput, dan sebagainya. 4, daging dan telur: domba, otak babi, ayam, telur, telur bebek, telur puyuh, telur lepas, abon babi dan sebagainya. 5, sayuran: seledri, sayuran, wortel, lobak koma, biji wijen, peterseli, sawi potherb, jamur hitam, jamur dan sebagainya. 6, buah-buahan dan buah-buahan kering: lemon, loquat, apel, kurma hitam, aprikot kering, kue jeruk, buah persik kering, almond, hawthorn, sultana, kenari, biji semangka, biji labu, mulberry kering, kacang tanah, biji teratai, dan sebagainya.