Riwayat vertebroplasti

Percutaneous Vertebroplasty (PVT) telah dikembangkan untuk kondisi tertentu di mana risiko pembedahan terbuka tidak lagi memungkinkan bagi pasien dan dokter bedah. Pada tahun 1999, Mark Reiley, seorang ahli bedah ortopedi di Berkeley, Amerika Serikat, mengembangkan KyphXTM (Inflatable Bone Tamp), sebuah teknik yang menggunakan tusukan perkutan untuk memposisikan ulang tubuh vertebra dengan ekspansi balon intra-vertebra, sehingga menciptakan sebuah ruang di dalam tubuh vertebra, yang mengurangi jumlah daya dorong yang diperlukan untuk menyuntikkan semen tulang dan membuatnya lebih kecil kemungkinannya untuk mengalir saat diletakkan di dalam. Hal ini mengurangi gaya dorong yang diperlukan untuk menyuntikkan semen dan semen cenderung tidak mengalir di dalamnya. Tidak ada perbedaan dalam sifat biomekanik dari pendekatan ini dibandingkan dengan pendekatan konvensional dan aplikasi klinis telah menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya mengurangi atau meringankan gejala nyeri, tetapi juga secara signifikan mengembalikan ketinggian badan vertebra yang terkompresi, meningkatkan kekakuan dan kekuatan badan vertebra, mengembalikan kelengkungan fisiologis tulang belakang, meningkatkan volume rongga torakoabdomen dan meningkatkan fungsi organ, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien.