(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Seorang pemuda berusia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan penglihatan ganda selama 1 bulan. Pasien mulai mengalami penglihatan ganda dengan penglihatan kabur selama 1 bulan sebelum masuk rumah sakit tanpa penyebab yang jelas. Setelah menyelesaikan tes yang relevan, pasien pada awalnya didiagnosis dengan tumor sel pineal, juga dikenal sebagai tumor pineal, dan dirawat di rumah sakit dan dirawat dengan operasi standar.
Informasi dasar】Pria, 26 tahun
Jenis penyakit】Tumor sel pineal
Rumah Sakit】Rumah Sakit Rakyat Provinsi Liaoning
Tanggal Konsultasi】 Juni 2020
Rencana perawatan】Terapi bedah (pirau ventrikulo-abdomen + reseksi tumor pineal) + obat oral (kapsul Olacitane, tablet sefuroksim)
Periode Perawatan】2 bulan perawatan, 1 bulan rawat jalan
Efektivitas】 Meredakan gejala hidrosefalus secara signifikan
I. Konsultasi awal
Pasien masuk rumah sakit dengan keluhan penglihatan ganda selama satu bulan. Satu bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mulai mengalami penglihatan ganda tanpa penyebab yang jelas, disertai dengan penglihatan kabur, dan sesekali mengalami sakit kepala tanpa disertai mual dan muntah. Pemeriksaan CT kepala menunjukkan adanya hidrosefalus dan lesi pada pineal, dan kemudian, dengan MRI kepala yang disempurnakan, dicurigai adanya tumor sel pineal dan pasien dirawat di rumah sakit. Sejak awal penyakit, tidak ada kejang, tidak ada koma, tidak ada inkontinensia, mata pasien bergerak bebas, dan tidak ada gangguan penglihatan ke atas atau gangguan urotelial.
II. Riwayat pengobatan
Setelah masuk rumah sakit, sakit kepala pasien semakin memburuk, status mentalnya memburuk dan ia menjadi mengantuk. Keluarga pasien diberitahu bahwa tumor telah tumbuh di daerah pineal tengkorak, dan karena efek dari tumor tersebut, sirkulasi cairan serebrospinal menjadi terhambat, sehingga mengakibatkan hidrosefalus akut. Pirau ventrikulo-abdomen dilakukan pada pasien malam itu juga. Tabung pungsi ventrikel intraoperatif menunjukkan tekanan otak yang tinggi dan operasi berjalan dengan lancar. Satu bulan setelah operasi pirau ventrikulo-abdomen, pasien dioperasi untuk mengangkat tumor sel pineal agar dapat menghubungi fenomena pressure occupancy.
III. Hasil pengobatan
Setelah pasien menjalani pirau ventrikulo-abdomen, cairan serebrospinal yang tidak dapat mengalir akibat kompresi tumor dapat mengalir ke rongga perut di sepanjang selang drainase dan diserap oleh omentum besar rongga perut untuk mencapai tujuan menghilangkan hipertensi kranial. Sekitar 14 hari setelah operasi, kondisi mental pasien membaik secara signifikan, sakit kepala berkurang secara signifikan, tidak ada mual atau muntah, dia jelas dan pandai berbicara, pertanyaan dan jawabannya masuk akal, dan anggota tubuhnya bergerak bebas.
Sekitar 1 bulan setelah operasi, pasien menjalani operasi kedua untuk mengangkat tumor sel pineal dan hunian pineal pun berkurang.
IV. Catatan
Kami senang bahwa gejala yang dialami pasien telah berkurang setelah perawatan, tetapi kami perlu mengingatkan pasien untuk memperhatikan apakah gejala seperti penglihatan ganda, penglihatan kabur, pusing, sakit kepala, mual, muntah, dan lain-lain terjadi lagi setelah keluar dari rumah sakit.
Selain itu, kita harus memperhatikan pola makan yang ringan dan mudah dicerna dalam kehidupan sehari-hari, mengurangi asupan makanan pedas dan merangsang atau dingin, dan memperhatikan penguatan nutrisi, campuran seimbang dari berbagai nutrisi, istirahat yang cukup, menghindari larut malam, aktivitas dan pekerjaan fisik yang berat, dan mempertahankan sikap optimis, yang akan membantu mengendalikan penyakit dan mendorong pemulihan dini.
V. Wawasan Pribadi
Beberapa tumor intrakranial lebih mungkin terjadi pada orang muda. Oleh karena itu, ketika rasa tidak nyaman di kepala terjadi dan berlangsung lama, cobalah pergi ke rumah sakit setempat untuk pemeriksaan CT kepala. Pada kasus ini, pasien baru diperiksa satu bulan setelah timbulnya ketidaknyamanan. Ketika tumor ditemukan, gejala hidrosefalus sudah lebih serius dan tumor hanya dapat dioperasi terlebih dahulu dengan pirau ventrikulo-abdomen, yang tidak terlalu berisiko jika tumor terdeteksi lebih awal dan diangkat.