Apa Penyebab Kanker Payudara

  Kanker payudara adalah salah satu keganasan yang paling umum pada wanita, dengan puncak insiden pada wanita Asia pada usia 40-60 tahun peri-menopause, sementara kanker payudara pada pria sangat jarang terjadi, dengan rasio insiden sekitar 1:100 untuk wanita.  Penyebab kanker payudara tidak diketahui. Faktor-faktor berikut ini relevan: (1) Faktor geografis dan etnis: Cina adalah negara dengan insiden kanker payudara yang rendah, tetapi insiden kanker payudara di daerah perkotaan lebih tinggi daripada di daerah pedesaan dan cenderung meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa insiden kanker payudara pada wanita kulit putih yang lebih tua lebih tinggi daripada wanita dari ras lain dalam kelompok usia yang sama.  (2) Faktor endokrin: Estrone dan estradiol memiliki hubungan langsung dengan perkembangan kanker payudara. Progesteron dianggap memiliki efek karsinogenik dan karsinogenik, dan prolaktin juga dapat mendorong perkembangan kanker.  (3) Faktor menstruasi dan perkawinan: Insiden menarche lebih tinggi pada mereka yang mengalami menstruasi pertama lebih awal dari 12 tahun, menopause lebih lambat dari 55 tahun, dan mereka yang tidak subur, dan secara klinis, insiden ini secara signifikan lebih tinggi pada mereka yang kelahiran pertama cukup bulan pertama lebih lambat dari 35 tahun daripada mereka yang kelahiran pertamanya sebelum 20 tahun.  (4) Faktor genetik keluarga: Jika kerabat tingkat pertama menderita kanker payudara, anggota keluarga sering kali berisiko tinggi dan risiko mereka terkena penyakit ini dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada populasi umum. Wanita dengan riwayat keluarga kanker payudara lebih mungkin memiliki mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2.  (5) Ada hubungan antara penyakit payudara jinak dan hal ini.  (6) Faktor diet: obesitas dan asupan lemak yang tinggi meningkatkan risiko kanker payudara, terutama pada wanita pasca-menopause. Studi epidemiologi juga menunjukkan bahwa minum alkohol dua kali sehari atau lebih dari 24g alkohol per hari rata-rata meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 21%. Merokok juga meningkatkan risiko penyakit ini (7) Faktor lingkungan dan gaya hidup: kebiasaan gaya hidup yang buruk seperti begadang untuk jangka waktu yang lama dan sering terpapar radiasi pengion dan bahan kimia dikaitkan dengan kanker payudara. Selain itu, dibandingkan dengan negara-negara Barat, usia kejadian yang tinggi di Tiongkok lebih muda, mungkin terkait dengan fakta bahwa wanita Asia mengalami menopause lebih awal daripada di Barat. Tingkat kejadian di pantai timur dan daerah yang berkembang secara ekonomi telah meningkat secara signifikan belakangan ini.  Meskipun penyebab kanker payudara belum sepenuhnya dipahami, pencegahan aktif diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mempromosikan menyusui, menurunkan berat badan, dan menghilangkan kebiasaan buruk, serta pemeriksaan dan pemeriksaan kesehatan rutin juga dapat membantu mencegah kanker payudara.