Intususepsi pediatrik adalah salah satu kondisi perut akut yang umum terjadi pada anak hingga usia 2 tahun. Manifestasi utamanya adalah nyeri perut paroksismal (menangis), muntah berulang dan darah dalam tinja. Hanya ada dua pengobatan untuk kondisi ini, yaitu enema (udara, garam atau barium) dan pembedahan. Jika Anda menunggu hingga ada darah dalam tinja Anda, tingkat keberhasilan enema udara jauh lebih rendah. Bahkan dalam banyak kasus di mana syok hipovolemik dikombinasikan, pembedahan adalah satu-satunya pilihan. Pembedahan merupakan trauma permanen bagi anak dan masih ada kemungkinan kambuh setelah pembedahan. Dengan demikian, waktu merupakan hal yang sangat penting dalam penanganan intususepsi pediatrik. Etiologi: Secara singkat, penyebab intususepsi primer tidak diketahui, sedangkan intususepsi sekunder dapat disebabkan oleh divertikulum Michael atau polip usus. Sebagian besar anak di bawah usia 2 tahun mengalami intususepsi primer. Ada sejumlah pemicu intususepsi primer, seperti penyakit diare dan infeksi saluran pernapasan atas yang dapat memicu kondisi ini, tetapi bukan merupakan penyebab dari kondisi ini. Pemicu ini menyebabkan gangguan pada pergerakan usus dan pada akhirnya menyebabkan intususepsi. Pada anak yang lebih tua di atas usia 2 tahun atau pada kasus intususepsi berulang, kombinasi malformasi usus harus dipertimbangkan, oleh karena itu, pemeriksaan kolonoskopi atau isotop diindikasikan. Manifestasi klinis: Secara ringkas, ada tiga gejala dan satu tanda. Nyeri perut paroksismal (menangis), muntah berulang, darah dalam tinja dan massa perut seperti bologna. Adanya nyeri perut paroksismal dan muntah harus dipertimbangkan, dan jika dicurigai, USG perut pada dasarnya akan mengkonfirmasi diagnosis. Diagnosis: Diagnosis penyakit ini didasarkan pada presentasi yang khas dan USG perut. Selama orang tua memikirkannya atau menemui dokter tepat waktu, diagnosis kemungkinan besar akan ditegakkan tepat waktu. Banyak dokter di rumah sakit daerah atau dokter pedesaan yang belum pernah mendengar tentang penyakit ini dapat dengan mudah salah mendiagnosisnya. Pengobatan: Enema udara, pembedahan. Pada dasarnya, semakin maju suatu daerah secara ekonomi, semakin tinggi tingkat keberhasilan enema udara, karena dokter dan orang tua lebih sadar secara medis dan dapat dengan mudah mendiagnosa dan mengobati penyakit secara dini. Pembedahan adalah alternatif dari kegagalan enema, dan mereka yang berasal dari beberapa daerah terpencil mungkin mengalami nekrosis dan perforasi usus pada saat konsultasi, dan pembedahan bahkan dapat mengangkat sebagian saluran usus, yang bahkan lebih traumatis bagi anak. Kekambuhan: Penyakit ini merupakan penyakit yang berulang, dengan kejadian intususepsi primer yang umumnya menurun seiring bertambahnya usia anak. Intususepsi sekunder dapat kambuh kembali kecuali jika penyebabnya ditemukan dan diobati.