Apa itu pemeriksaan pendengaran bayi baru lahir

Pemeriksaan pendengaran bayi baru lahir adalah tes elektrofisiologi untuk menentukan apakah pendengaran bayi baru lahir mengalami gangguan. Pemeriksaan pendengaran bayi baru lahir biasanya paling baik dilakukan saat bayi sedang tidur secara alami, dan merupakan metode pemeriksaan awal untuk menentukan apakah sistem pendengaran bayi baru lahir berkembang secara normal. Bila hasil pemeriksaan pendengaran bayi baru lahir menunjukkan adanya kelainan, belum tentu anak tersebut mengalami gangguan pendengaran, dan perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah ia mengalami gangguan pendengaran atau tidak. Bayi baru lahir dalam tiga hari pertama kehidupannya memiliki lebih banyak sekresi berminyak di saluran telinga luar dan cairan ketuban di rongga telinga tengah, yang dapat mengganggu hasil skrining dan memudahkan terjadinya hasil positif palsu, sehingga skrining pendengaran bayi baru lahir biasanya dilakukan 3-5 hari setelah lahir. Jika hasil tes tidak normal, disarankan untuk meninjau ulang tes atau pergi ke rumah sakit khusus.