Prinsip pemeriksaan pendengaran bayi baru lahir adalah emisi otoakustik dan respons batang otak pendengaran. 1. Emisi otoakustik: Proses gelombang suara yang masuk ke telinga bagian dalam digunakan untuk menentukan apakah suara yang dihasilkan di rumah siput dapat melewati struktur telinga tengah, menembus gendang telinga dan menyebabkan sel-sel rambut memantulkan energi, dan dengan mendeteksi energi yang dipantulkan, maka dapat diketahui apakah ada kerusakan pada pendengaran. 2. Respons Batang Otak Pendengaran: Jika bayi baru lahir mendengar suara yang keluar dari earbud, sistem saraf akan merespons dan respons tersebut akan direkam pada monitor. Jika ada respon seperti itu, maka disebut lulus dalam pemeriksaan pendengaran, jika tidak ada respon seperti itu, maka disebut gagal dalam pemeriksaan pendengaran. Jika bayi baru lahir gagal dalam pemeriksaan pendengaran, penting untuk melakukan pemeriksaan ulang atau evaluasi pendengaran secara menyeluruh, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan mengenai langkah selanjutnya.