Kekakuan adalah salah satu gejala khas Penyakit Parkinson. Pasien sering kali memulai dengan onset penyakit secara unilateral, dan akan merasakan kekakuan pada tungkai, mengalami keterlambatan gerakan, dll., dan bahkan mengalami kesulitan dalam melakukan beberapa gerakan sehari-hari. Kekakuan pada anggota tubuh adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi kemampuan motorik pasien penyakit Parkinson, yang sering kali menyebabkan kesulitan untuk memulai, berjalan ke depan, dan mudah terjatuh, sehingga mempengaruhi kesehatan dan keselamatan pasien. Hari ini, kami telah membuat daftar metode berikut untuk Anda, yang dapat membantu pasien meringankan kekakuan anggota tubuh. I. Lakukan latihan rentang gerak sendi. Perhatikan aktivitas setiap sendi harus pada tempatnya, selain itu juga untuk menghindari tarikan yang berlebihan dan timbulnya rasa nyeri, jika tidak maka akan menghasilkan kontraksi otot yang refleksif, selain itu juga akan menarik jaringan, terbentuknya jaringan parut, mengakibatkan perlengketan sendi sehingga rentang gerak berkurang. Penting juga untuk mewaspadai kemungkinan adanya osteoporosis pada pasien untuk menghindari terjadinya fraktur akibat aktivitas. Untuk pasien yang mengalami kontraktur sendi sebaiknya dilakukan secara bertahap, untuk menghindari ketegangan otot. Latihan relaksasi. Khawatir akan ketidaknyamanan dan gerakan yang lambat di tempat umum adalah alasan mengapa pasien penyakit Parkinson sangat tegang secara psikologis, relaksasi dan latihan pernapasan dalam dapat membantu meringankan perasaan ini. Lakukan di tempat yang tenang dan terang, berpakaianlah yang longgar, postur tubuh senyaman mungkin, pejamkan mata, lalu mulailah bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan, dan fokuslah pada pernapasan. Tarik napas melalui hidung, perut membuncit saat menghirup, mengencang saat menghembuskan napas, dan membayangkan bahwa udara mencapai ke atas ke dahi, melalui kepala dan kembali ke kaki, terus menerus melakukan latihan ini selama 5-15 menit dapat membuat seluruh otot tubuh menjadi rileks. Ketiga, latihan keseimbangan juga dapat memperbaiki kekakuan tubuh penderita Parkinson. Karena refleks postur tubuh pasien penyakit Parkinson, saat berjalan cepat ke depan, ketika menemui rintangan atau berhenti mendadak mudah terjatuh, jadi kita harus menekankan latihan keseimbangan pasien. Berlatihlah melangkah lambat di tempat, melangkah berjalan dengan berdiri satu kaki, juga dapat melakukan pendaratan dengan satu kaki untuk waktu yang lebih lama, bergantian antara kedua sisi. Latihan berjalan harus dilakukan dengan langkah berirama yang besar, dan agar pasien dapat mendengarkan perintah tertentu, atau ketukan perintahnya sendiri, langkah yang kuat dan besar untuk menjaga keseimbangan gerakan, tetapi juga meningkatkan kekuatan dan koordinasi otot. Sebagian besar pasien akan mengalami kesulitan dalam memulai, kita dapat menggunakan rintangan imajiner atau nyata, seperti menggambar beberapa garis di tanah, membiarkan pasien melewati garis dengan menggambar garis, atau membiarkan pasien membayangkan ada beberapa garis di tanah untuk melewati pelatihan, sehingga dapat melanjutkan pelatihan keseimbangan.