Tidak ada pengobatan tercepat dan paling efektif untuk radang selaput dada tuberkulosis, dan pengobatan harus didasarkan pada gejala klinis, seperti obat anti-tuberkulosis oral. Radang selaput dada tuberkulosis lebih serius daripada tuberkulosis biasa, dan harus dideteksi serta diobati sedini mungkin. Pleuritis tuberkulosis adalah jenis tuberkulosis khusus, yang dapat menyebabkan gejala radang selaput dada, seperti nyeri dada, sesak dada, sesak napas atau sesak napas. Pasien dengan radang selaput dada tuberkulosis perlu diobati dengan obat anti-tuberkulosis seperti rifampisin, etambutol, isoniazid, dan streptomisin di bawah arahan dokter, dan jika sesak napas cukup parah, oksigen harus diberikan untuk meringankan gejalanya. Radang selaput dada TBC biasanya diobati selama 9-12 bulan, dan selama masa pengobatan, ikuti prinsip-prinsip pengobatan dini, teratur, menyeluruh, jumlah yang tepat, dan pengobatan kombinasi, dan jangan menghentikan pengobatan atau menyesuaikan dosisnya sendiri, agar tidak berkembang menjadi TBC yang menetap atau mengalami efek samping.