Radang selaput dada akibat TBC dapat dipulihkan melalui pengobatan dan pembedahan yang tepat waktu dan terstandardisasi.
1. Pengobatan dengan obat: obat yang umum digunakan termasuk obat anti-tuberkulosis, obat hormon, obat anti infeksi, obat ekspektoran dan obat batuk.
(1) Obat anti-tuberkulosis: misalnya, isoniazid, rifampisin, etambutol, pirazinamid, dll. Obat-obatan ini digunakan untuk membunuh Mycobacterium tuberculosis, mencegah produksi bakteri yang kebal terhadap obat, dan mengurangi penyebaran Mycobacterium tuberculosis.
(2) Obat hormonal: misalnya, metilprednisolon, prednison, dll., cocok untuk pasien dengan radang selaput dada eksudatif tuberkulosis akut, dan digunakan untuk menghambat terjadinya dan perkembangan reaksi alergi tubuh.
(3) Obat anti infeksi: misalnya, levofloxacin, linezolid, dll., untuk pengobatan infeksi bakteri yang terjadi bersamaan.
(4) Obat ekspektoran dan obat batuk: misalnya, bromhexine, aminoglutethimide, dll., yang digunakan untuk meredakan gejala batuk dan dahak serta melancarkan pengeluaran dahak.
2. Perawatan bedah: terutama mengacu pada tusukan dan aspirasi rongga dada atau drainase tertutup rongga dada, yang meningkatkan fungsi pernapasan pasien dengan mengekstraksi dan mengeringkan efusi pleura dan mencegah sedimentasi fibrin dan penebalan pleura.
Jika diagnosis radang selaput dada tuberkulosis telah dikonfirmasi, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan melakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter, agar tidak memperburuk penyakit.