Trakeoskopi adalah alat yang penting dalam diagnosis dan pengobatan TBC bronkial. Oleh karena itu, sebagian besar pasien yang dicurigai menderita TBC bronkus biasanya menjalani bronkoskopi seperti yang diresepkan oleh dokter mereka. Tuberkulosis bronkial sangat dicurigai bila ditemukan adanya kongesti mukosa trakea dan bronkus, ulserasi, penyumbatan lumen trakea oleh jaringan granulasi hiperplastik, atau penyempitan jalan napas oleh jaringan parut fibrosa selama bronkoskopi. Sampel dapat diambil untuk pemeriksaan patologis guna memperjelas diagnosis. Pada saat yang sama, pengobatan dapat dilakukan melalui bronkoskopi, seperti pemberian obat mikroskopis, intervensi mikroskopis, implantasi stent, dilatasi balon, dan sebagainya. Jika terdiagnosis tuberkulosis bronkial, disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit sesegera mungkin.