Meskipun saat ini belum ada obat untuk penyakit Parkinson dan penyakit ini juga dapat secara serius memengaruhi kehidupan sehari-hari dan pekerjaan seseorang, dan bahkan menyebabkan kecacatan, penyakit Parkinson itu sendiri bukanlah penyakit yang fatal dan biasanya tidak memengaruhi harapan hidup. Seiring dengan terus bermunculannya obat terapi dan perawatan baru, semakin banyak pasien yang mampu mempertahankan fungsi motorik tingkat tinggi dan kualitas hidup untuk jangka waktu yang lebih lama. Meskipun penyakit ini tidak berakibat fatal, adanya gangguan motorik dan koordinasi membuat pasien lebih mungkin mengalami kecelakaan seperti jatuh, dan komplikasi serius seperti pneumonia, patah tulang, infeksi saluran kemih, dan asfiksia, yang dapat menjadi penyebab langsung kematian. Diagnosis dini penyakit Parkinson, pencegahan dini gangguan gerakan, dan pengobatan gejala psikiatri dan demensia juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit Parkinson. Baik pasien maupun keluarga mereka harus berhati-hati untuk mengurangi emosi negatif seperti depresi dan kecemasan, dan menghadapi hidup secara positif dan optimis. Apa yang harus diperhatikan oleh penderita penyakit Parkinson dalam kehidupan sehari-hari? Pasien dengan penyakit Parkinson membutuhkan lebih banyak perawatan dan perhatian dari anggota keluarga mereka karena kekakuan otot dan gangguan gerakan, yang dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Saat merawat pasien, hal-hal berikut ini dapat diperhatikan: 1. Pakaian: Pilihlah pakaian dengan ritsleting yang mudah dipasang dan dilepas, dan pakaian dengan kantong di bagian depan yang tidak perlu dikenakan di atas kepala, dan usahakan untuk memakai sepatu tanpa tali. Saat minum air dingin, gunakan sedotan plastik, saat minum air panas, gunakan cangkir yang lebih ringan dengan pegangan yang lebar dan mudah dipegang. Letakkan bantalan karet di bawah mangkuk atau piring pasien untuk mencegah tergelincir; 3. Cegah sembelit: dorong pasien untuk meningkatkan aktivitas fisik, lakukan lebih banyak latihan aktif dan latihan perut, minum cukup air dan makan lebih banyak sayuran dan makanan berserat tinggi. Berlatihlah pernapasan perut secara teratur untuk melancarkan buang air besar. Kembangkan kebiasaan baik buang air besar secara teratur setiap hari, dan gunakan obat pencahar hanya jika diperlukan atau sebagai upaya terakhir; 4, pencegahan jatuh: rumah dapat diaspal dengan lebih banyak tikar anti selip, karpet, dll., untuk mencegah jatuh; Anda juga dapat memasang beberapa pegangan yang kokoh di sisi pintu atau dinding untuk membantu pasien mengulurkan tangan; 5, latihan bicara: pasien penyakit Parkinson harus melakukan latihan pengucapan yang sesuai, Anda dapat membaca koran, novel, dll., atau lebih banyak berkomunikasi dengan orang lain, melalui Komunikasi dan percakapan efektif jangka panjang untuk mempertahankan fungsi bicara; 6 . Dukungan spiritual: Beberapa pasien dengan penyakit Parkinson mungkin menunjukkan emosi negatif seperti depresi, pesimisme, atau kecemasan. Oleh karena itu, saat merawat pasien, penting juga untuk memahami pasien, lebih banyak berkomunikasi dengan pasien, menciptakan suasana keluarga yang rileks dan harmonis; secara mental mendorong dan mendukung pasien, membiarkan pasien merasakan kehangatan keluarga, membiarkan pasien merasa bahwa pertarungan dengan penyakit Parkinson bukanlah masalah satu orang, tetapi tanggung jawab bersama seluruh keluarga, sehingga pasien dapat memiliki kepercayaan diri untuk mengatasi penyakit tersebut.