Terapi diet adalah salah satu pengobatan tambahan untuk penyakit Parkinson, yang bertujuan untuk menjaga nutrisi dan kondisi fisik pasien yang lebih baik, dan dengan mengatur pola makan, membuat pengobatan dengan obat dapat mencapai hasil yang lebih baik. 1, variasi makanan, makanan yang menyenangkan Makanan sehari harus mencakup berbagai macam makanan, termasuk sereal, sayuran dan buah-buahan, produk susu atau kacang-kacangan, daging dan sebagainya. Makanan yang beragam dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan berbagai nutrisi, dan juga membuat diet itu sendiri menjadi menyenangkan. Makanlah dalam lingkungan dan suasana yang santai, sehingga diet sebagai semacam kenikmatan hidup. 2, makan lebih banyak sereal dan sayuran dan buah-buahan setiap hari untuk makan 300 hingga 500 gram sereal, seperti nasi, mie, biji-bijian dan sebagainya. Dari situ Anda bisa mendapatkan karbohidrat, protein, serat makanan dan vitamin B, dll.. Karbohidrat biasanya tidak mempengaruhi efektivitas levodopa. Makanlah sekitar 300 gram sayuran atau melon dan 1 atau 2 buah berukuran sedang per hari. Dapatkan vitamin A, B, C, banyak mineral dan serat makanan dari mereka. 3, sering mengonsumsi susu dan kacang-kacangan dalam jumlah sedang Susu kaya akan kalsium, minumlah 1 cangkir susu atau yoghurt setiap hari. Namun, kandungan protein susu mungkin memiliki efek tertentu pada kemanjuran obat levodopa, untuk menghindari mempengaruhi efek obat di siang hari, dianjurkan untuk minum susu yang diatur pada malam hari sebelum tidur. Selain itu, mengonsumsi produk kedelai seperti tahu dan tahu kering juga dapat menambah kalsium. Telah dilaporkan bahwa kacang polong (terutama polongnya) mengandung levodopa alami, yang dapat memperpanjang waktu pelepasan levodopa dan obat kombinasi metildopa-hidrazin (misalnya, restnin) dari biasanya 2 jam menjadi 5 jam dalam tubuh pasien. Fungsi kacang panjang ini dapat membantu dalam pengobatan penyakit Parkinson. 4, konsumsi daging terbatas Protein dapat mempengaruhi kemanjuran levodopa, perlu membatasi asupan. Konsumsilah sekitar 50 gram daging per hari, pilihlah hewan tanpa lemak, unggas atau ikan. 1 butir telur mengandung protein yang setara dengan 25 gram daging tanpa lemak. Untuk beberapa pasien, agar pengobatan lebih efektif di siang hari, Anda hanya dapat mengatur makanan daging saat makan malam. 5, Usahakan untuk tidak makan daging berlemak, minyak daging dan jeroan hewan Lemak yang berlebihan dalam makanan juga akan menunda penyerapan obat levodopa dan mempengaruhi kemanjuran obat. 6. Minum 6 sampai 8 gelas air putih setiap hari Asupan air putih yang cukup baik untuk metabolisme tubuh, yang dapat mengurangi infeksi bakteri kandung kemih dan uretra, serta dapat mencegah terjadinya sembelit. 7, setengah jam setelah minum obat makan obat dapat diserap lebih baik. Pasien yang baru pertama kali minum obat levodopa mungkin akan mengalami mual setelah minum obat, Anda bisa makan makanan berprotein rendah seperti biskuit, buah-buahan atau jus buah bersamaan dengan minum obat, minum jus jahe juga memiliki efek meredakan mual dan muntah.