Apakah pola makan sehari-hari terkait dengan penyakit Parkinson?

Hasil penelitian di bidang ini sangat tidak meyakinkan, dengan sebagian besar studi epidemiologi menunjukkan bahwa bukan perokok lebih mungkin mengembangkan penyakit Parkinson daripada perokok. Ada beberapa penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa asap rokok mengandung turunan naphthoquinone, penghambat enzim biologis dalam tubuh yang disebut monoamine oxidase, yang telah dikaitkan dengan pencegahan penyakit Parkinson. Jika hasil penelitian ini pada akhirnya dikonfirmasi, maka kita mungkin akan mendapatkan obat pencegahan baru untuk penyakit Parkinson. Studi penelitian terbaru lainnya melaporkan bahwa orang yang senang minum kopi dalam waktu yang lama memiliki kemungkinan lebih kecil terkena penyakit Parkinson. Beberapa ahli percaya bahwa makanan yang kaya vitamin E, kopi, niasin, kacang-kacangan, buah-buahan dan kentang dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit ini. Lemak hewani dapat meningkatkan risiko penyakit Parkinson.