Cara memasak untuk diet penyakit ginjal

  Selain asupan berbagai nutrisi dan mineral, metode memasak yang benar dapat membantu mencapai efek terapi yang diinginkan.

  I. Mengurangi garam kalium 

  Hiperkalaemia adalah masalah yang sering terjadi pada pasien uremia, karena berkurangnya kemampuan ginjal untuk mengeluarkan kalium.

  1. Rendam sayuran berdaun hijau dalam air yang banyak selama lebih dari setengah jam, kemudian buang airnya dan masukkan kembali ke dalam air yang banyak untuk direbus.

  2. Untuk sayuran umbi-umbian dengan kandungan kalium yang tinggi, seperti ubi jalar dan kentang, kupaslah, potong tipis-tipis, lalu rebus dalam air.

  3. Semua sup yang terbuat dari sayuran mengandung kalium, tetapi sup melon seperti gherkin dan melon musim dingin mengandung lebih sedikit kalium daripada sup sayuran.

  4. Buah-buahan dan sayuran kalengan diproduksi dan diproses sedemikian rupa untuk mengurangi kandungan kalium.

  5. Pengganti garam yang tersedia secara komersial dan kecap asin mengandung kadar potasium yang tinggi dan tidak boleh digunakan oleh penderita penyakit ginjal.

  Mengurangi natrium 

  Asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan pembengkakan pada pasien dengan penyakit ginjal, meningkatkan tekanan darah dan membuatnya sulit dikendalikan, dan meningkatkan asupan air pada pasien dialisis dengan gagal ginjal.

  1. Gunakan bumbu ringan dan kurangi penggunaan bumbu tinggi sodium seperti garam, kecap asin, MSG, minyak dan berbagai saus.

  2. Hindari memilih bahan makanan dengan kandungan garam tinggi, seperti plum, acar, labu, dll.

  3. Ketika memilih sayuran kalengan, pilihlah yang direndam dalam air jernih karena mengandung lebih sedikit natrium daripada produk air garam.

  4. Bereksperimenlah lebih banyak dengan beberapa bumbu natrium berikut untuk meningkatkan rasa hidangan Anda.
Saran: lada, cuka, anggur, bubuk lima rempah, merica, adas bintang, herba, kulit, bumbu mustard, jahe, bawang putih, ketumbar, cabai, jus lemon, jus jeruk nipis, dll.

  3. Cara untuk menghindari rasa haus

  1. Hindari menggunakan bahan-bahan dengan kandungan garam yang tinggi

  2. Tambahkan irisan lemon atau daun mint ke dalam minuman. 3. Buatlah beberapa minuman menjadi es batu dan tahan di dalam mulut Anda untuk efek penghilang dahaga yang lebih baik. Hal ini bisa berguna bagi pasien yang hanya bisa mengonsumsi sedikit cairan setiap hari.

  3. Mengunyah permen karet.

  4. Hindari teh dan kopi kental.

  Metode memasak jika Anda menderita diabetes dan hiperlipidaemia 

  1. Gunakan gula dalam jumlah terbatas atau gunakan pengganti gula untuk penyedap rasa, tetapi jangan memasak pengganti gula pada suhu tinggi karena rasa manisnya akan berkurang oleh panas.

  2. Hindari makanan manis seperti minuman ringan, permen, kue-kue manis dan buah kaleng (dibuat dengan gula). Sebagai gantinya, dapat digunakan minuman ringan, permen, dan permen karet yang diganti gula.

  3. Makan makanan bertepung secara berkala sebagai sumber kalori utama.

  4. Hindari makanan tinggi gula dan kolesterol dan gantilah dengan sedikit minyak sayur.

  5. Meningkatkan serat

  (1) Makanlah lebih banyak sayuran, tetapi berhati-hatilah untuk menggunakan metode memasak yang tepat untuk mengurangi potasium.

  (2) Jika fosfor darah Anda terlalu tinggi, batasi asupan biji-bijian utuh, seperti sereal dan sereal sarapan.

  (3) Makanlah buah-buahan rendah atau sedang kalium sebagai camilan secukupnya.

  (6) Jika lemak darah Anda terlalu tinggi, Anda harus memilih hidangan yang dimasak dengan sedikit minyak, seperti dikukus, direbus atau dipanggang.