Bagaimana cara menyiapkan makanan untuk penderita penyakit Parkinson?

Mual, muntah, mulut kering, dan nafsu makan yang buruk sering terjadi pada pasien penyakit Parkinson, baik akibat penyakit itu sendiri maupun akibat penggunaan obat anti-penyakit Parkinson. Penting bagi penderita penyakit Parkinson untuk makan makanan yang bergizi, tetapi juga penting untuk mengetahui persiapan makanan dan tindakan pencegahan makan. Persiapan makanan: Persiapan makanan harus lembut, mudah dicerna, mudah dikunyah dan ditelan, dan diberikan dalam bentuk semi-cair atau makanan lunak. Pasien dengan PD awal atau ringan sebaiknya memilih nasi biasa atau nasi lunak; pasien dengan PD menengah atau sedang sebaiknya menggunakan nasi lunak atau semi-cair; sedangkan pasien dengan PD lanjut atau berat membutuhkan diet dengan selang makanan. Makan harus menyenangkan dalam lingkungan dan suasana yang santai untuk meningkatkan nafsu makan dan menikmati makanan. Jika mengonsumsi levodopa, efek terbaiknya adalah saat perut kosong. Pasien harus mengonsumsi levodopa 1 jam sebelum atau 1,5 jam setelah makan, 100-140 mL air, yang dapat membuat levodopa diserap lebih cepat di dalam tubuh. Lingkungan makan harus: Pilih makanan yang lebih mudah disiapkan. Gunakan peralatan makan yang berwarna-warni atau makanlah di lingkungan yang memiliki musik lembut sebagai latar belakang. Jangan makan sendirian, undang tetangga atau tamu untuk makan bersama Anda atau makan di luar. Usahakan agar makanan terlihat menarik. Tips makan untuk mual dan muntah: Hindari jus jeruk atau jeruk bali, yang terlalu asam dan dapat memperburuk rasa mual; minum secara perlahan; hindari minuman saat makan; minum di antara waktu makan. Hindari makanan yang digoreng, berminyak, dan terlalu manis; jangan mencampur makanan panas dan makanan beku; makanlah makanan pada suhu ruangan karena bau makanan panas dapat menyebabkan mual; istirahat sejenak setelah makan dan tinggikan kepala Anda. Terlalu banyak beraktivitas setelah makan dapat memperburuk gejala mual dan bahkan memicu muntah; jangan menggosok gigi setelah makan; dan makanlah dalam porsi kecil dan sering. Jika Anda bangun dengan perasaan mual di pagi hari, makanlah biskuit asin sebelum Anda turun dari tempat tidur atau sedikit makanan berprotein tinggi (misalnya, daging tanpa lemak, keju) sebelum Anda tidur. Saat Anda merasa mual, makan sedikit makanan dapat meringankan gejala Anda. Jika cara-cara di atas tidak dapat meredakan mual Anda, segera konsultasikan dengan dokter Anda. Hal-hal yang perlu diingat tentang makan saat Anda mengalami mulut kering: Minumlah setidaknya 8 gelas air sehari, tetapi untuk penderita penyakit Parkinson dengan penyakit jantung, asupan cairan harus disesuaikan dengan saran dokter Anda. Batasi asupan kafein (yang terkandung dalam kopi, teh, kola, cokelat, dll.) Kafein dapat mengganggu pengobatan Anda dan membuat Anda lebih dehidrasi. Minumlah sedikit air setiap kali Anda menyantap makanan, hal ini akan melunakkan makanan di dalam mulut dan membantu Anda menelan. Menyendokkan sedikit saus di atas makanan Anda dapat melembutkannya, seperti kuah, kaldu, saus, dan mentega cair. Permen dan buah yang asam meningkatkan produksi air liur dan meredakan mulut kering. Berhati-hatilah untuk tidak menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol karena dapat memperburuk gejala mulut kering Anda. Poin makan untuk nafsu makan yang buruk: Nafsu makan yang buruk dapat disebabkan oleh depresi, konsultasikan dengan dokter Anda, depresi dapat diobati dan setelah Anda diobati, nafsu makan Anda akan membaik. Hindari minuman yang tidak bergizi. Makanlah dalam porsi kecil dan sering. Berjalan-jalan atau melakukan aktivitas kecil dapat meningkatkan nafsu makan Anda.