1) Pasien mana yang cocok untuk operasi penggantian sendi artifisial? Saat ini, diyakini bahwa kecuali untuk penyakit infeksi akut, tuberkulosis aktif dan penyakit sistem darah, nyeri sendi dan disfungsi serius yang disebabkan oleh banyak penyakit dapat digunakan untuk operasi penggantian sendi buatan (usia pasien masih menjadi faktor referensi penting), terutama termasuk: (1) Osteoartritis yang disebabkan oleh kelainan bentuk sendi atau kerusakan sendi; (2) Spondilitis ankilosa; artritis reumatoid yang disebabkan oleh hilangnya fungsi sendi; (3) (3) Fraktur kominutif yang parah atau osteoartritis traumatis; (4) Hilangnya fungsi sendi akibat infeksi, termasuk infeksi tertentu; (5) Nekrosis aseptik lanjut pada kepala femoralis; (6) Fraktur leher femoralis yang tidak dapat disembuhkan atau tertunda pada usia lanjut; (7) Nyeri sendi akibat dislokasi pinggul bawaan; (8) Tumor tulang di dalam dan di sekitar sendi. (2) Mengapa kita membutuhkan penggantian sendi artifisial? Ketika terjadi perubahan struktural pada sendi karena berbagai alasan, tidak disarankan untuk menggunakan obat saja, karena obat hanya dapat meredakan sebagian gejala nyeri. Penggantian sendi artifisial dapat mencapai tujuan berikut: (1) Pereda nyeri: dapat meredakan nyeri yang disebabkan oleh berbagai alasan, misalnya nyeri yang disebabkan oleh artritis reumatoid, kerusakan sendi, dll.; (2) Stabilisasi sendi: dapat menstabilkan ketidakstabilan sendi yang disebabkan oleh berbagai alasan, misalnya dislokasi sendi tua, osteoartritis yang dikombinasikan dengan ketidakstabilan lutut yang parah; (3) Koreksi kelainan bentuk: pada saat yang sama dengan operasi sendi artifisial, kelainan bentuk dapat dikoreksi, sehingga sendi asli dapat diganti dengan sendi artifisial yang paling sesuai untuk pasien. (3) Koreksi kelainan bentuk: untuk memperbaiki kelainan bentuk pada saat yang sama dengan operasi sendi buatan, sehingga kelainan bentuk asli dapat diperbaiki dan ditingkatkan; (4) Peningkatan fungsi sendi: untuk membuat kekakuan asli dan gerakan sendi yang terbatas untuk mengembalikan fungsi normal sendi. (3) Durasi dan kemanjuran sendi buatan Sendi memiliki berbagai fungsi seperti berjalan, berlari, melompat, berjongkok, dll., Dan juga menahan beban tubuh Anda. Ketika sendi menjadi sakit, permukaan sendi yang halus menjadi kasar atau bahkan rusak, mengakibatkan rasa sakit, kesulitan berjalan, gerakan terbatas, pincang, dan terkadang kesulitan dalam melakukan gerakan yang mudah sekalipun. Ketika penyakit-penyakit di atas telah berkembang ke titik tertentu dan sendi telah rusak, maka diperlukan pembedahan. Sendi artifisial digunakan untuk menggantikan sendi asli yang hancur untuk mengembalikan fungsi seperti berjalan. Manfaat terbesar dari bedah sendi artifisial adalah dapat menghilangkan nyeri sendi, meningkatkan fungsi sendi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien, sehingga pasien dapat bekerja dan hidup dengan baik selama hidupnya. Semakin banyak pasien yang kini dengan senang hati menerima saran operasi sendi artifisial sebagai pengobatan. Operasi sendi artifisial yang berhasil dapat menghasilkan kehidupan yang bebas dari rasa sakit, dan untuk sendi yang sudah rusak, tidak ada pengobatan lain yang dapat mencapai hasil yang sama. Tentu saja, umur panjang sendi artifisial juga terkait dengan banyak faktor, seperti jumlah olahraga yang dilakukan pasien, pilihan prostesis, keterampilan bedah ahli bedah, dan kondisinya sendiri. Saat ini, komunitas ortopedi bekerja sama dengan para insinyur dan ilmuwan material, antara lain, untuk terus meningkatkan bahan, proses, dan teknik pembedahan sendi artifisial. 4) Perawatan setelah sendi panggul artifisial mengendur Setelah sendi panggul artifisial mengendur, maka perlu dilakukan operasi revisi sendi. Ada prostesis pinggul khusus dan instrumen bedah yang dibuat khusus untuk operasi revisi. Bedah revisi lebih kompleks daripada bedah awal dan mungkin memerlukan pencangkokan tulang, mengubah jenis prostesis sendi, atau penggunaan prostesis khusus. Setelah operasi revisi, sebagian besar pasien akan mendapatkan hasil yang memuaskan. 5) Perlindungan setelah operasi penggantian pinggul Setelah operasi penggantian pinggul, Anda perlu mengembangkan kebiasaan hidup dan aktivitas yang baik untuk menjaga stabilitas sendi, dan pada saat yang sama, Anda harus mempelajari beberapa pengetahuan rehabilitasi sederhana dan melakukan latihan rehabilitasi sendi. Anda harus memperhatikan pencegahan dan pengobatan infeksi, dan secara aktif mengobati infeksi seperti radang amandel, infeksi kulit, kurap dan sebagainya. Setelah operasi, Anda dapat melakukan bersepeda, berjalan kaki, menari, berenang, dan olahraga lainnya, tetapi jangan mendorong berlari, melompat, dan olahraga berat lainnya serta berjalan kaki jarak jauh, mendaki gunung, dan sebagainya.