Apakah Anda benar-benar membutuhkan operasi untuk keseleo pergelangan kaki?

Keseleo pergelangan kaki sangat umum terjadi, dengan sekitar 100.000 orang di seluruh negeri mengalami keseleo pergelangan kaki setiap hari, dengan bola basket, sepak bola, dan bulutangkis menjadi yang paling umum. Salah satu yang paling umum adalah cedera ligamen kolateral lateral, yang meliputi ligamen talofibular anterior, ligamen fibula Achilles dan ligamen talofibular posterior. Sebagian besar pasien, karena tidak ada fraktur setelah keseleo pergelangan kaki, mengabaikan pengobatan cedera ligamen kolateral lateral pergelangan kaki, yang mengakibatkan keseleo pergelangan kaki berulang dan ketidakstabilan sendi. Manifestasi utama: Nyeri pergelangan kaki lateral, paling terlihat saat berjalan dan menggerakkan sendi. Pada kasus yang parah, memar di sisi lateral terlihat jelas, beberapa di antaranya sampai ke bagian depan luar kaki. Keseleo pergelangan kaki berulang dan ketidakstabilan sendi terasa. Titik-titik tekanan lateral pada pemeriksaan. Tes laci positif menganggap ligamen kolateral lateral mengalami ruptur total. Radiografi dapat menunjukkan kemungkinan fraktur avulsi pada ujung pergelangan kaki lateral dengan atau tanpa fragmen fraktur kecil. MRI dapat mengidentifikasi ligamen yang robek. PENGOBATAN: 1. Cedera yang masih baru, ringan hingga sedang, harus segera diberi es dan dibalut kompresi. Dapat diobati secara non-bedah dengan imobilisasi plester selama 2-4 minggu diikuti dengan penggantian gips. 2, sendi ada ketidakstabilan pergelangan kaki yang jelas, maka perlu perawatan bedah. Ujung yang patah dijahit atau rekonstruksi penghentian ligamen dilakukan. 3. Setelah 3 minggu imobilisasi plester pasca operasi, pelatihan rehabilitasi untuk mobilitas sendi, kekuatan otot, dan propriosepsi dimulai.