5 Rutinitas Olahraga untuk Pasien Parkinson

Insiden penyakit Parkinson sangat tinggi, terutama untuk orang yang berusia di atas 55 tahun, tingkat kejadiannya bahkan mencapai satu persen, dan karena penyebab penyakit ini masih belum jelas, sehingga pengobatannya lebih sulit, banyak pasien dalam pengobatan penyakit Parkinson memilih untuk membantu pengobatan dengan metode ini, untuk memperkuat kehidupan sehari-hari dengan latihan. Pelatihan fungsional Tindakan Parkinson relatif lambat, jadi dorong pasien untuk mengenakan dan melepas pakaian mereka sendiri yang lembut dan longgar untuk memperkuat aktivitas anggota tubuh bagian atas dan anggota tubuh bagian atas dan bawah dengan pelatihan. Bagi mereka yang mengalami kesulitan untuk bangun sendiri, kepala tempat tidur dapat dinaikkan, dan tali dapat diikat di ujung tempat tidur untuk memudahkan pasien bangun dengan menarik tempat tidur, hindari sofa empuk dan kursi yang cekung, dan cobalah duduk di kedua sisi kursi dengan sandaran tangan, atau naikkan sandaran kursi sehingga ada tingkat kemiringan tertentu, yang mudah untuk bangun. Latihan gaya berjalan Banyak pasien penyakit Parkinson yang rasa keseimbangannya semakin lama semakin memburuk, disarankan agar pasien memiliki rencana untuk berdiri di tempat setiap hari serta melangkahkan kaki tinggi, posisi berdiri, posisi duduk untuk melakukan area punggung telanjang ke kiri dan ke kanan secara bergantian. Latihan gerakan seperti langkah maju dan mundur untuk memindahkan pusat gravitasi. Ketika berjalan, kontrol lebar bagian dan lebar dapat dicapai dengan menambahkan penanda di lantai atau dengan memasang penghalang setinggi 5,0-7,5 cm di depan untuk dilewati pasien ketika berjalan. Latihan gerakan sendi Fokus latihan aktivitas adalah memperkuat rentang otot peregangan pasien, pemendekan traksi, otot kaku, anggota keluarga harus membantu anggota tubuhnya untuk melakukan gerakan pasif, aktivitas, gerakan lembut dan lambat, pada leher, pinggang, tungkai, persendian, dan otot untuk memijat secara menyeluruh 3-5 kali sehari, 15-30 menit setiap kali, usahakan untuk menjaga rentang gerak sendi, dan membantu membalikkan badan secara teratur, untuk mencegah dan mengendalikan komplikasi seperti ulkus dekubitus. Pelatihan bicara dan bahasa Latihan bicara Beberapa pasien Parkinson mengalami suara serak, kesulitan dalam pengucapan, ucapan yang tidak jelas, Anda dapat menemukan tempat yang terpencil, rileks, berdiri dengan mata terpejam, ucapkan selama mungkin, cobalah untuk memperbesar volume, ulangi latihan, bacalah koran, novel, dll., atau berkomunikasi dengan orang lain, melalui komunikasi jangka panjang yang efektif untuk mempertahankan fungsi bicara. Latihan fungsi wajah Gerakan mengerutkan dahi: Kerutkan dahi sebanyak mungkin, lalu rentangkan alis, ulangi beberapa kali. Latihan membuka dan menutup mata. Latihan menggembungkan pipi: pertama, gembungkan pipi dengan kuat, lalu coba tarik napas kedua pipi. Gerakan memperlihatkan gigi dan bersiul: coba perlihatkan gigi, lalu lakukan gerakan bersiul. Di depan cermin, biarkan wajah menunjukkan senyuman, tertawa, memperlihatkan gigi dan senyuman, cemberut, bersiul, menggembungkan pipi, dan gerakan lainnya.