Hiperkalemia adalah suatu kondisi di mana kadar kalium darah lebih tinggi dari 5,5 mmol/L. Gejala klinis yang umum terjadi pada hiperkalemia meliputi gejala neuromuskuler, jantung, dan pencernaan. Pertama, bila kadar kalium darah melebihi tingkat normal, dapat menyebabkan rasa sakit dan mati rasa pada otot dan saraf, dan bila sistem saraf pusat terlibat, pasien mungkin menderita apatis dan mengantuk. Ketika otot pernapasan atau laring terlibat, hal ini dapat menyebabkan kelumpuhan otot pernapasan dan kejang pada otot laring, dan pasien mungkin mengalami kesulitan bernapas atau bahkan mati lemas. Kedua, kalium adalah elemen penting yang terlibat dalam aktivitas fisiologis jantung normal tubuh. Kadar kalium yang berlebihan dapat menyebabkan aritmia dan henti jantung, dan pasien mungkin mengalami perubahan abnormal pada EKG mereka, seperti interval Q-T yang diperpendek atau lonjakan tinggi pada gelombang T, yang dapat menyebabkan henti jantung pada kasus-kasus yang parah dan membahayakan nyawa mereka. Beberapa pasien dengan hiperkalaemia juga dapat mengalami gejala pencernaan seperti sakit perut, diare, mual dan muntah, dan pada beberapa kasus, obstruksi usus lumpuh. Secara keseluruhan, gejala hiperkalemia bervariasi dan dapat berbeda pada setiap pasien.