Penyebab kanker payudara tidak sepenuhnya dipahami, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa 10%-15% pasien memiliki riwayat kanker payudara dalam keluarga, dan bahwa kerabat tingkat pertama yang menderita kanker payudara sering berisiko tinggi, dengan risiko 2-3 kali lebih tinggi daripada populasi umum. Pasien dengan mutasi BRCA memiliki peluang lebih tinggi untuk memiliki anak yang menderita kanker payudara. Meskipun kanker payudara bersifat turun-temurun, namun tidak selalu diwariskan. Ada perdebatan tentang apakah akan melakukan mastektomi preventif untuk wanita dengan mutasi BRCA atau untuk memonitor mereka secara ketat. Langkah-langkah pencegahan utama adalah sebagai berikut: (1) Menolak menjadi gemuk: wanita yang mengalami kenaikan berat badan setelah menopause atau yang belum menjalani terapi penggantian estrogen berada pada risiko lebih besar terkena penyakit ini. Kendalikan asupan makanan tinggi lemak dan tinggi gula dalam kehidupan sehari-hari dan makan lebih banyak sayuran segar dan buah-buahan yang kaya vitamin untuk menghindari kelebihan gizi. (2) Hentikan kebiasaan buruk: Studi epidemiologi telah membuktikan bahwa minum alkohol dua kali sehari atau lebih dari 24g alkohol per hari rata-rata meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 21%. Oleh karena itu, pria dan wanita pecandu alkohol perlu mengurangi asupan alkohol mereka untuk mengurangi risiko kanker payudara. Merokok juga secara signifikan meningkatkan kejadian kanker payudara. (3) Latihan fisik: Untuk wanita kurus, melahirkan anak dan pra-menopause, latihan fisik yang tepat dapat mengurangi risiko kanker payudara. (4) Mengurangi asupan estrogen eksogen: Hindari terapi penggantian hormon sebanyak mungkin. (5) Pencegahan melalui pembedahan: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pembedahan dapat mengurangi risiko penyakit hingga 90% pada wanita dengan riwayat penyakit keluarga berisiko tinggi. Bagi wanita dengan mutasi BRCA1 dan BRCA2, mastektomi total untuk mengurangi risiko adalah suatu pilihan, tetapi tidak direkomendasikan. (6) Pemeriksaan kesehatan secara teratur: Dianjurkan untuk melakukan tes mandiri secara teratur, dan untuk wanita berusia 40 tahun ke atas, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan tahunan. Saat ini, pencegahan primer adalah yang paling penting karena penyebab kanker payudara belum diketahui. Deteksi dan pengobatan dini adalah kunci untuk meningkatkan prognosis kanker payudara.