Seorang anak perempuan berusia 7 tahun memiliki teratoma seukuran buah anggur di perutnya!

  Baru-baru ini, Dr Zhou Xuewu, Wakil Kepala Bedah Anak di rumah sakit kami, berhasil melakukan reseksi laparoskopi teratoma ovarium kanan yang sangat besar pada seorang anak perempuan berusia 7 tahun, berhasil mengangkat teratoma berukuran 15 x 12 x 2 cm, yang juga mengandung gigi, jaringan otak dan rambut.  Nana berusia 7 tahun dan merupakan gadis kecil yang sangat pendiam. Malam sebelum ia dirawat di rumah sakit, ibunya melihat perutnya membuncit dan membawanya ke departemen bedah anak kami keesokan paginya, di mana USG menunjukkan adanya massa perut berukuran 15 x 12 x 12 cm di panggulnya. Karena kompleksitas kondisinya, Nana segera dirawat di bagian bedah anak untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.  Pada tanggal 5 Agustus, Dr Zhou melakukan reseksi laparoskopi teratoma ovarium kanan yang besar, bekerja sama dengan asistennya, Dr Xi Qi, dan menemukan bahwa massa tersebut tumbuh di ovarium kanannya. Agar tidak mempengaruhi kesuburan Nana di masa depan, massa tersebut dibedah dan berhasil diangkat sambil mempertahankan ovarium kanannya. Gigi, jaringan otak dan rambut terlihat di dalam massa yang dikeluarkan. Patologi pasca-operasi mengungkapkan bahwa pertumbuhan di ovarium kiri adalah teratoma dewasa kistik jinak.  Diketahui bahwa teratoma kistik dewasa adalah tumor ovarium jinak yang paling umum pada anak-anak, terhitung 65,6%71,1% dari semua kista ovarium. Tumor berasal dari sel germinal dengan diferensiasi alogenik dan dapat terjadi pada usia berapa pun. Gejalanya tidak terlihat jelas pada tahap awal tumor, tetapi hanya dapat dideteksi ketika tumor sudah besar dan telah menonjol ke dalam rongga perut, dan dapat menyebabkan konstipasi, kesulitan buang air besar, retensi urin, dan gejala lain akibat okupansi.  Wakil Kepala Dokter Zhou Xuewu mengingatkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kejadian tumor pada masa kanak-kanak terus meningkat. Pada tahap awal tumor, orang tua masih bisa mendeteksi kelainan pada anak-anak mereka jika mereka berhati-hati. Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua harus sangat waspada terhadap beberapa reaksi dan gejala abnormal anak-anak mereka, seperti massa yang tidak dapat dijelaskan, demam rendah; penurunan berat badan, tidak ada kenaikan atau penurunan berat badan; kelemahan, wajah pucat; gaya berjalan yang tidak stabil dan benjolan lokal, dll., dan pergi ke rumah sakit untuk konsultasi tepat waktu. Selain itu, pemeriksaan rutin pediatrik diperlukan untuk deteksi dini dan pengobatan penyakit ini.