Apa perbedaan antara tumor campuran, teratoma dan tumor mesenkim?

  Tumor campuran: dari lapisan kuman yang sama, misalnya, tumor campuran kelenjar ludah dan komponen epitelnya, lendir, tulang. Tulang rawan, dsb., semuanya berasal dari endoderm dan secara umum dikatakan disekresikan dari epitel.  Tumor campuran adalah tumor yang dibentuk oleh dua atau lebih struktur jaringan neoplastik. Berbagai tumor jinak dapat terjadi pada rongga mulut dan maksilofasial. Tumor yang terjadi pada jaringan lunak, seperti tumor campuran kelenjar ludah, tumor gingiva, hemangioma, limfangioleioma, neurofibroma, fibroma, dll. Tumor yang terjadi pada jaringan tulang, seperti tumor sel raksasa dan osteoma. Ada juga tumor jinak di daerah mulut dan maksilofasial yang berhubungan dengan jaringan pembentuk gigi dan berasal dari gigi, seperti odontoma dan tumor sel pembentuk enamel.  Teratoma: Tumor yang timbul dari lebih dari dua lapisan kuman, dengan epitel skuamosa dari ektoderm, epitel kolumnar dari endoderm, dan jaringan fibrosa dan otot dari mesoderm.       Teratoma adalah tumor yang tertutup membran, di mana sejumlah jaringan yang menyerupai organ normal, seperti rambut, tulang rawan, kelenjar, dll., dapat terlihat pada tumor, yang mungkin berasal dari tiga lapisan kuman, sedangkan hal ini tidak terjadi pada organ normal, dan oleh karena itu merupakan faktor utama dalam diagnosis teratoma. Berbagai jaringan yang ditemukan pada teratoma, meskipun tampak normal, sering kali tidak berhubungan dengan jaringan di sekitarnya (misalnya, pembentukan keratin di sekitar tulang rawan). Dalam laporan sebelumnya, rambut, gigi, sklerit, dan bahkan organ yang sangat berbeda seperti mata, tangan, kaki, dan anggota badan telah ditemukan di teratoma, tetapi tingkat pembentukan organ yang sebagian besar utuh rendah.  Tumor mesenkim: semua timbul dari lapisan kuman yang sama, mesoderm, seperti campuran otot polos dan lemak, dan barisan ganas disebut tumor mesenkim ganas.       Ada banyak jenis tumor jaringan mesenkim, termasuk tumor jaringan adiposa, pembuluh darah dan pembuluh limfatik, otot polos, rhabdomyolus, jaringan fibrosa dan jaringan tulang. Tumor jaringan mesenkim selain tumor tulang, juga sering disebut sebagai tumor jaringan lunak. Tumor jinak lebih umum terjadi pada jaringan mesenkim dan tumor ganas (sarkoma) lebih jarang terjadi. Terdapat sejumlah lesi mirip tumor dalam jaringan mesenkim yang membentuk ‘massa’ yang terlihat secara klinis, tetapi bukan tumor yang sebenarnya. Sebagian lesi aneurisma bisa menyerupai sarkoma, yang bisa menyulitkan diagnosis.