Seorang wanita berusia 38 tahun dengan teratoma jinak, pemeriksaan medis rutin adalah kuncinya!

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Pasien ini datang ke klinik dengan ketidaknyamanan perut, biasanya dengan menstruasi yang normal dan tidak ada gejala seperti dismenore atau sakit perut. Pada pemeriksaan, pasien ditemukan memiliki massa berukuran 9 cm di panggul dengan permukaan yang relatif halus dan batas yang jelas. Massa berbentuk oval dengan ekogenisitas yang kuat dan dinding kistik yang tebal di bawah USG, dan didiagnosis sebagai teratoma. Setelah eksisi laparoskopi teratoma ovarium bilateral, pasien mengalami pelepasan teratoma secara lengkap dan pulih dengan baik setelah operasi.

Informasi dasar】Perempuan, 38 tahun

Jenis penyakit】 Teratoma

Rumah Sakit】Rumah Sakit Shanghai Universitas Kedokteran Tiongkok

Tanggal Konsultasi】 Juni 2021

Rencana Perawatan】 Perawatan bedah (reseksi laparoskopi teratoma ovarium bilateral)

Masa Perawatan】 5 hari rawat inap dan tindak lanjut rutin

Hasil】 Pasien mengalami pelepasan teratoma secara lengkap dan pulih dengan baik setelah operasi

I. Konsultasi awal

Pasien datang ke klinik dengan ketidaknyamanan perut dan ditemukan memiliki massa panggul berukuran sekitar 8cm. Pasien mengeluh menstruasi normal dan tidak ada gejala seperti dismenorea atau nyeri perut, tidak ada ketidaknyamanan secara umum, dan tidak ada riwayat penyakit gastrointestinal atau operasi.

II. Pengobatan

Pada pemeriksaan setelah masuk, terlihat bahwa permukaan massa di rongga panggul relatif halus dengan batas yang jelas. Massa berbentuk oval dengan ekogenisitas yang kuat di bawah USG dan dinding kistiknya tebal, yang dianggap sebagai teratoma, tetapi massa berkembang perlahan dan permukaannya relatif halus dengan batas yang jelas, sehingga lebih cenderung jinak. Setelah menggabungkan riwayat medis pasien dan investigasi yang relevan, reseksi laparoskopi teratoma ovarium bilateral dilakukan pada hari kedua masuk rumah sakit. Kista tidak pecah selama debridemen dan dikirim untuk patologi pasca operasi, yang menunjukkan teratoma jinak.

III. Hasil pengobatan

Setelah pembedahan invasif minimal, massa panggul pasien diangkat seluruhnya dan operasi berjalan dengan sangat baik. Hasil patologis menunjukkan bahwa tumor tersebut jinak.

IV. Tindakan Pencegahan

Setelah pembedahan, teratoma pasien benar-benar terlepas dan tidak ada organ lain yang menunjukkan kelainan yang signifikan. Setelah keluar, pasien harus memperhatikan istirahat, hindari olahraga berat dan pekerjaan fisik yang berat di pagi hari setelah operasi, dan memperhatikan nutrisi, makan lebih banyak makanan berprotein tinggi, sayuran dan buah-buahan segar, dan melarang makanan pedas dan merangsang.

V. Wawasan Pribadi

Tumor jinak biasanya tumbuh lambat dan tidak memiliki gejala yang tidak nyaman pada awalnya, sehingga tidak mudah terdeteksi. Dalam kasus ini, tumor jinak pasien tidak terdeteksi karena tidak adanya pemeriksaan fisik dalam jangka waktu lama, dan dia hanya mencari konsultasi medis setelah timbulnya rasa tidak nyaman.