(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah, informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Teratoma ganas adalah tumor ovarium yang umum terjadi. Pasien tiba-tiba mengalami nyeri hebat di perut kanan selama lompat tali di rumah, tanpa rasa lega setelah istirahat dan mual dan muntah, dan pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan ultrasonografi yang menunjukkan massa ovarium kanan sekitar 5 × 6,5 cm. Temuan patologis dilaporkan sebagai teratoma yang belum matang. Dia dioperasi dan diobati dengan kemoterapi dan pengobatan anti-inflamasi.
Informasi dasar】Perempuan, 16 tahun
Jenis penyakit】 Teratoma ganas
Rumah Sakit】 Rumah Sakit Jiangbin Daerah Otonomi Guangxi Zhuang
Tanggal Konsultasi】 Agustus 2021
Rencana pengobatan】Pengobatan bedah (pengangkatan ovarium yang terkena) + kemoterapi (injeksi etoposide, cisplatin untuk injeksi, bleomycin hidroklorida untuk injeksi) + obat antiinflamasi (natrium seftriakson untuk injeksi, injeksi metronidazol)
Masa perawatan] 12 hari di rumah sakit
Efek pengobatan】 Penyakit telah terkontrol dan pasien pulih dengan baik setelah operasi
I. Konsultasi awal
Deskripsi pasien: Agar tetap bugar, ia sering bermain lompat tali. Hari ini, ia mulai bermain lompat tali di rumah selama liburan sekolah seperti biasa. Pasien baru saja mengalami menstruasi selama 5 hari dan tidak memiliki riwayat hubungan seksual. Pemeriksaan ultrasonografi segera dilakukan, yang mengungkapkan bahwa ada massa di ovarium kanan sekitar 5 x 6,5 cm, dengan kemungkinan besar torsi tumor ovarium.
(Rekam medis rawat jalan pasien)
II. Riwayat pengobatan
Dijelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa pasien sebelumnya memiliki tumor pada ovariumnya, yang tidak menunjukkan gejala karena ukurannya yang kecil, tetapi hari ini, setelah berolahraga berat, tumor ovarium telah berputar di dalam rongga perut, yang mengakibatkan timbulnya nyeri perut yang parah secara tiba-tiba. Pasien dan keluarga setuju untuk menjalani operasi setelah memahami kondisinya. Setelah menyelesaikan pemeriksaan dan persiapan praoperasi, pasien dikirim ke ruang operasi pada pukul 18:00 untuk eksplorasi laparoskopi dengan anestesi umum. Setelah pembedahan, pasien diberikan pengobatan antiinflamasi intravena dengan natrium ceftriaxone untuk injeksi dan injeksi metronidazole. Temuan patologis kemudian dilaporkan sebagai teratoma yang belum matang. Karena ini adalah teratoma ganas, kemoterapi diberikan setelah operasi, khususnya injeksi etoposide, cisplatin untuk injeksi dan bleomycin hidroklorida untuk injeksi.
III. Hasil pengobatan
Meskipun teratoma yang belum matang adalah teratoma ganas, pasien diberikan pelestarian kesuburan dan tidak ada operasi lebih lanjut yang dilakukan karena dia masih muda.
IV. Catatan
Kami senang bahwa kondisi pasien terkendali setelah pengobatan. Karena pasien memiliki teratoma ganas, ia membutuhkan 4 siklus kemoterapi. Setelah kemoterapi, pasien disarankan untuk meningkatkan nutrisi dan makan makanan yang ringan dan bergizi, termasuk sayuran segar, buah-buahan, telur, dan daging tanpa lemak, serta mengurangi makanan pedas dan merangsang. Perhatikan untuk menghilangkan stres psikologis dan mengembangkan kebiasaan hidup yang baik. Karena penyakit ini memiliki kemungkinan kambuh, maka penting untuk memeriksanya secara teratur. Pembedahan dan kemoterapi dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh, sehingga pasien perlu memperhatikan kebersihan diri, mencegah infeksi, dan menghindari pergi ke tempat keramaian.
V. Wawasan pribadi
Bagi wanita muda yang secara umum dalam kondisi kesehatan yang baik, sebagian besar tidak menjalani pemeriksaan medis rutin, yang menyebabkan beberapa penyakit tanpa gejala mudah terabaikan, seperti tumor ovarium. Untuk wanita muda dengan teratoma ganas, kesuburan biasanya dipertahankan, sehingga pembedahan dijaga seminimal mungkin, tetapi kemoterapi harus diberikan setelah pembedahan, dan perhatian harus diberikan pada efek samping obat kemoterapi.