Bagaimana cara mematahkan diskus hernia di punggung bawah saya?

Herniasi diskus lumbal sering terjadi pada pasien berusia 20-50 tahun, dengan rasio pria dan wanita 4-6:1. Pasien dengan riwayat membungkuk atau bekerja dalam posisi duduk, seperti pekerja kerah putih, pengemudi, kuli angkut, dan pekerja konstruksi, semuanya berisiko tinggi mengalami herniasi diskus lumbal, begitu juga dengan merokok, obesitas, dan jarang berolahraga. Awal penyakit ini biasanya terjadi saat menahan beban atau gerakan memutar secara tiba-tiba. Manifestasi klinis Nyeri punggung bawah adalah manifestasi klinis utama dari diskus hernia, dan nyeri tungkai dapat menyertai, mendahului atau mengikuti nyeri punggung bawah. Manifestasi klinis utama lainnya adalah linu panggul, yang sering dikaitkan dengan diskus hernia antara lumbal 4 dan 5 dan lumbal 5 sakral 1 karena 95% di antaranya terjadi. Rasa sakit menjalar dari bokong, paha posterior dan lateral serta betis lateral ke tumit dan kaki atau punggung kaki. Rasa sakitnya dapat diperburuk oleh peningkatan tekanan negatif saat bersin atau batuk. Herniasi diskus lumbal sentral dapat menekan saraf cauda equina, yang menyebabkan gangguan buang air kecil dan besar serta sensasi abnormal di area pelana. Pencegahan dan pengobatan 1. Pertahankan berat badan yang sehat, kurangi beban pada punggung bawah dan berolahraga secara teratur; 2. Berhenti merokok: nikotin dalam rokok memengaruhi penyerapan nutrisi ke dalam diskus intervertebralis; 3. Gunakan metode yang tepat untuk memegang benda; 4. Hindari sikap duduk yang tidak tepat. Karena popularitas komputer, postur duduk masyarakat seperti yang ditunjukkan di atas, tetapi postur duduk yang benar harus seperti yang ditunjukkan di bawah ini, postur duduk yang benar untuk vertebra serviks vertebra lumbar memiliki efek perlindungan; 7, saat duduk untuk melindungi pinggang: Anda dapat meletakkan bantal kecil atau bantalan handuk di antara kursi dan punggung; 8, saat tidur agar pinggang rileks secara alami, berbaring miring dapat menjadi bantal di antara kedua lutut. Latihan: 1. Relaksasi: Temukan posisi yang nyaman saat beristirahat, Anda dapat meletakkan bantal kecil di kepala dan lutut dan berbaring di lantai atau tempat tidur yang kokoh; atau letakkan bantal di antara kedua lutut dan berbaring miring. Jangan terlalu lama berada di posisi yang sama; 2. Berjalan: Bila Anda tidak mengalami nyeri punggung dan kaki, berjalanlah di atas tanah datar selama 10-20 menit setiap dua hingga tiga jam (jangan mendaki lereng, bukit, atau tangga); 3. Cobalah panas atau es: Anda bisa menggunakan selimut listrik bersuhu sedang hingga rendah selama 15-20 menit setiap 2-3 jam, atau mandi air hangat; atau gunakan kompres hangat sekali pakai seperti penghangat bayi sekali sehari. Jika Anda mengompres dengan es, Anda juga dapat mengompres dengan es selama 15-20 menit setiap 2-3 jam, atau Anda dapat mencoba bergantian antara panas dan es. Kompres panas dan es dapat meredakan nyeri dan memperbaiki kejang otot; 4. Memperkuat punggung: Menjaga kelenturan dan berolahraga sesuai saran dokter dapat membantu memulihkan mobilitas pada punggung bawah, terutama latihan stabilitas inti (lihat di bawah) yang dapat memperkuat otot-otot batang tubuh dan dengan demikian melindungi punggung bawah. Mendorong dinding: atur jarak antara lengan dan kaki dengan dinding sehingga kekuatan dapat terkonsentrasi pada otot-otot batang tubuh, lakukan 10 kali pengulangan, istirahat selama 30 detik; Jembatan lumbal: tekuk lutut pada 45 derajat, letakkan tangan di pinggul dan topang pinggul dengan kekuatan telapak tangan, lakukan 12 kali pengulangan, istirahat selama 30 detik, tahan selama 3 detik setiap kali; Selain itu, bagi mereka yang mampu melakukannya juga dapat menggunakan alat olahraga untuk membantu latihan mereka misalnya bola kesehatan setiap 15 kali, istirahat selama 30 detik.