Lutut adalah sendi terbesar dalam tubuh manusia, posisinya sangat dangkal dan strukturnya rumit, seperti sambungan silang, dan dapat dikaitkan dengan hampir semua aktivitas yang menggunakan kaki. Sendi lutut terdiri dari tibia, femur dan patela. Permukaan masing-masing tulang ini ditutupi dengan lapisan tulang rawan yang halus yang berfungsi seperti bantalan untuk memberikan bantalan dan perlindungan, dan memungkinkan tulang-tulang yang berdekatan untuk bergeser satu sama lain. Jenis cedera lutut yang paling umum adalah osteoartritis, yang terutama ditandai dengan nyeri sendi, kekakuan, pembengkakan, dan kelainan bentuk. Angka kejadian secara signifikan lebih tinggi di bagian utara daripada di bagian selatan, dan lebih tinggi pada wanita daripada pria, terutama karena perubahan kadar hormon dalam tubuh setelah menopause, yang mengakibatkan peningkatan kerapuhan tulang rawan sendi. Melindungi sendi lutut untuk menguasai empat elemen Elemen 1: Jangan menganggap naik dan turun tangga sebagai metode olahraga. Lakukan pemanasan sebelum berolahraga, dan lakukan olahraga yang lebih fleksibel, seperti berenang. Elemen 2: Hindari olahraga yang menahan beban, seperti mengangkat makanan berat. Orang yang mengalami obesitas sebaiknya menurunkan berat badan. Elemen 3: Kurangi penggunaan sepatu hak tinggi untuk mengurangi dampak pada sendi lutut. Elemen 4: Carilah perawatan medis dini. Jika Anda sudah menderita osteoartritis lutut, Anda dapat mengonsumsi glukosamin secara oral pada tahap awal untuk mencoba memperlambat perkembangan penyakit, dan Anda dapat pergi ke rumah sakit untuk melakukan fisioterapi jika rasa sakitnya lebih jelas.