Cara bertahan hidup di musim dingin dengan aman dengan penyakit paru-paru kronis

  Penyakit jantung paru kronis, disebut sebagai penyakit jantung paru kronis, adalah penyakit yang umum di Tiongkok. Tingkat prevalensi lebih tinggi di timur laut, barat laut, dan utara Tiongkok daripada di selatan, dan lebih tinggi di daerah pedesaan daripada di kota, dan meningkat seiring bertambahnya usia. Iklim musim dingin yang kering dan dingin memudahkan terjadinya infeksi saluran pernafasan, yang dapat memperburuk dan memperparah penyakit jantung paru. Oleh karena itu, sangat penting bagi pasien dengan penyakit jantung paru untuk mengambil tindakan pencegahan agar dapat bertahan hidup di musim dingin dengan aman.  Infeksi saluran pernafasan atas adalah penyebab utama serangan akut penyakit jantung paru. Oleh karena itu, pasien dengan penyakit jantung paru harus mencegah infeksi saluran pernapasan atas. Mereka harus memperkuat latihan mereka, berlatih bernapas dalam-dalam, bersiul, dan bernapas dengan mengurangi bibir di udara segar di luar ruangan untuk meningkatkan kekuatan otot-otot pernapasan, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan memperkuat kekebalan tubuh; memperhatikan dingin dan mencegah rangsangan oleh udara dingin; menambah dan mengurangi pakaian dengan perubahan iklim untuk menghindari memperparah kondisi dengan masuk angin. Selain itu, kita harus memperhatikan suhu dan kelembapan ruang tamu di musim dingin, dan membuka jendela secara teratur agar udara tetap mengalir segar.  Kedua: Menjaga saluran udara tetap jernih Ventilasi adalah faktor utama dalam eksaserbasi penyakit jantung paru. Oleh karena itu, penting untuk menjaga saluran pernapasan tetap bersih. Jika Anda tidak bisa batuk berdahak, Anda akan memperburuk penyumbatan saluran pernapasan; minum lebih banyak air, uap panas atau nebulisasi inhalasi akan membantu melembabkan saluran pernapasan dan mengencerkan dahak yang kental; bergerak lebih banyak dan batuk secara sadar akan membantu mengeluarkan dahak. Tentu saja, lebih efektif untuk dikombinasikan dengan obat penekan dahak seperti tranylcypromine.  Ketiga, terapi oksigen di rumah adalah salah satu cara yang paling dapat diandalkan untuk memperpanjang waktu kelangsungan hidup pasien dengan penyakit jantung paru, karena secara signifikan dapat memperlambat perkembangan penyakit jantung paru, mengurangi tekanan arteri pulmonalis, dan mengurangi tingkat kematian penyakit jantung paru. Prinsip-prinsip terapi oksigen selama eksaserbasi penyakit jantung paru adalah: oksigenasi jangka panjang, kontinu, aliran rendah (1 hingga 23 liter/menit). Biasanya harus dilanjutkan selama lebih dari 14 jam sehari, dengan interval di siang hari dan tanpa gangguan selama tidur. Dalam beberapa tahun terakhir ini, terapi oksigen telah menjadi populer di rumah.  Keempat: Perkuat pola makan Energi yang dikonsumsi dengan bernapas pada pasien jantung paru lebih besar dari biasanya, dan nafsu makan buruk karena memar internal dan oedema, dan penyerapannya buruk. Oleh karena itu, sebagian besar pasien menderita malnutrisi, penurunan berat badan, hipoproteinemia, dan kekebalan tubuh yang rendah, yang dapat dengan mudah menyebabkan infeksi dan memperparah penyakit, sehingga membentuk lingkaran setan. Oleh karena itu, penting untuk mengatur nutrisi diet untuk penyakit jantung paru. Pasien harus diberi protein berkualitas tinggi (telur, susu, ikan, dll.) dan makanan yang kaya akan vitamin, serat dan mudah dicerna (misalnya buah dan sayuran, dll.). Jangan membatasi garam secara berlebihan, karena garam yang rendah dapat memperparah kelemahan, kehilangan nafsu makan, bahkan mual dan muntah, dan memperburuk malnutrisi. Namun, pasien dengan oedema dan insufisiensi jantung harus mengontrol jumlah garam yang mereka makan agar tidak meningkatkan beban pernapasan dan jantung. Tentu saja, penting juga untuk menjaga agar buang air besar tetap terbuka bagi pasien dengan penyakit jantung paru. Jika kondisinya memungkinkan, cordyceps dan peptida timus dapat dikonsumsi di bawah bimbingan dokter, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Jamur dan jamur Shiitake juga berguna dalam meningkatkan kekebalan tubuh.  Kelima: pengobatan tepat waktu pada permulaan penyakit Ketika serangan akut atau eksaserbasi penyakit jantung paru terjadi, pengobatan tepat waktu harus diberikan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari kejengkelan lebih lanjut dan untuk meningkatkan perawatan.