Mengapa Anda menguap ketika berolahraga?

Secara umum, menguap saat berolahraga biasanya disebabkan oleh kekurangan oksigen ke otak, karena sejumlah besar darah mengalir ke tungkai dan batang tubuh selama berolahraga, mengutamakan suplai oksigen ke bagian-bagian tubuh ini, sehingga otak relatif kurang oksigen, sementara sel-sel otak sangat sensitif terhadap kekurangan oksigen, yang dapat menyebabkan pasien menguap karena kekurangan oksigen ke otak. Selain itu, menguap bisa, sampai batas tertentu, mendorong gerakan pernapasan dalam, yang dapat menyebabkan lebih banyak karbon dioksida yang dikeluarkan, sehingga meningkatkan aktivitas otak. Oleh karena itu, tidak perlu terlalu khawatir apabila hal ini terjadi. Gejala menguap setelah berolahraga dapat diatasi secara efektif dengan menyesuaikan jumlah dan jenis olahraga, mempersiapkan diri untuk berolahraga, dan berolahraga dalam kondisi fisik yang baik dan dalam lingkungan yang sesuai. Namun, perlu dicatat bahwa beberapa penyakit juga dapat menyebabkan menguap saat berolahraga, seperti insufisiensi paru, penyakit jantung paru kronis, dan penyakit paru-paru lainnya, yang dapat menyebabkan penurunan saturasi oksigen arteri, tekanan parsial karbondioksida yang tinggi, dan tekanan parsial oksigen yang rendah saat berolahraga, yang mengakibatkan kekurangan oksigen di otak. Pasien dengan penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner dan aterosklerosis serebral juga dapat mengalami kelemahan, dada sesak, sesak napas, mual dan muntah. Oleh karena itu, pasien-pasien ini harus memperhatikan frekuensi dan intensitas latihan untuk menghindari konsekuensi yang merugikan saat berolahraga.