Pankreatitis kronis akibat konsumsi alkohol jangka panjang pada pria berusia 54 tahun yang diobati dengan pengobatan simtomatik

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Pasien dalam kasus ini adalah seorang pria berusia 54 tahun yang datang ke klinik dengan nyeri epigastrium selama lebih dari enam bulan. Setelah pemeriksaan rutin dan resonansi magnetik abdomen, pasien dianggap menderita pankreatitis kronis akibat konsumsi alkohol jangka panjang. Pasien diberikan tablet larutan enterik omeprazol natrium untuk penekanan asam dan inhibitor pertumbuhan untuk penghambatan enzim melalui injeksi sebagai pengobatan simtomatik, sambil berpantang makanan, dan disarankan untuk benar-benar menjauhkan diri dari alkohol.

Informasi dasar】 Laki-laki, 54 tahun

Jenis Penyakit】 Pankreatitis kronis

Rumah Sakit】 Rumah Sakit Rakyat Liaocheng

Tanggal Konsultasi】 November 2021

Rencana pengobatan】 Obat-obatan (tablet larutan enterik natrium omeprazol, penghambat pertumbuhan untuk injeksi, injeksi glukosa natrium klorida)

【Masa Perawatan】 Perawatan rawat inap selama 10 hari dengan tindak lanjut rutin

Efektivitas pengobatan】 Gejala nyeri epigastrium menghilang dan kehidupan normal dan pekerjaan dilanjutkan

I. Konsultasi awal

Pasien adalah seorang pria berusia 54 tahun yang mengeluhkan nyeri epigastrium selama enam bulan, terutama di perut bagian atas dan di sebelah kiri pankreas. Riwayat medis pasien mengungkapkan bahwa pasien telah minum banyak dalam waktu yang lama, dan bahwa jumlah darah serta fungsi hati dan ginjalnya berada dalam batas normal. Diagnosis pankreatitis kronis telah dikonfirmasi dan pasien dirawat di rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

(MRI Perut)

II. Riwayat pengobatan

Karena pankreatitis kronis pertama kali ditemukan pada pasien, dan terkait dengan konsumsi alkohol berat dalam jangka panjang, tidak ada batu saluran pankreas, massa pankreas, pseudokista pankreas, dan manifestasi lainnya, dan gejala awal terutama diobati secara simtomatik. Pertama, pasien disarankan untuk menjauhkan diri dari alkohol dan puasa. Pada saat yang sama, pasien diberikan pengobatan simtomatik dengan obat-obatan, termasuk tablet larutan enterik natrium omeprazol untuk membantu penekanan asam, penghambat pertumbuhan untuk injeksi untuk menghambat enzim, dan injeksi glukosa natrium klorida untuk rehidrasi, dll. Pasien dirawat di rumah sakit selama total 10 hari, dan setelah keluar, pasien disarankan untuk mengawasi perubahan kondisinya dan menindaklanjuti secara teratur.

III. Efek pengobatan

Setelah pemberian makan yang ketat dan pengobatan simtomatik selama sekitar 5 hari, rasa sakit pasien di perut bagian atas dan sisi kiri berkurang secara signifikan dan dia bisa memulai diet cair dan secara bertahap meningkatkan jumlah makanan yang dia makan. Setelah sekitar 10 hari dirawat di rumah sakit, nyeri epigastrium pasien menghilang dan kondisinya tidak kambuh lagi, sehingga ia dipulangkan dan melanjutkan kehidupan dan pekerjaan normal.

IV. Catatan

Kami senang bahwa rasa sakit pasien hilang setelah perawatan, tetapi perawatan harian setelah pulang juga sama pentingnya. Pertama-tama, Anda harus benar-benar menjauhkan diri dari alkohol, karena pankreatitis kronis ini terutama terkait dengan konsumsi alkohol jangka panjang, yang menyebabkan peradangan pankreas jangka panjang, yang pada gilirannya menyebabkan obstruksi saluran pankreas yang tidak sempurna dan dilatasi saluran pankreas, yang mengakibatkan episode pankreatitis kronis berulang. Diet pasien harus ringan dan mudah dicerna, dan hindari makan berlebihan. Setelah keluar dari rumah sakit, lanjutkan minum tablet enterik natrium omeprazol oral dan obat penekan asam lainnya, dan terus pantau penyakit untuk serangan berulang. Jika nyeri perut bagian atas terjadi lagi, Anda harus kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu.

V. Wawasan pribadi

Pankreatitis kronis umumnya terkait dengan konsumsi alkohol berat, tetapi juga pada pasien dengan penyebab yang tidak diketahui, dan mungkin terkait dengan genetika, mutasi, dan autoimunitas. Gejala awal penyakit ini terutama terkait dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang samar-samar di perut bagian atas, dan seseorang harus benar-benar menjauhkan diri dari alkohol, menghindari makan berlebihan dan memperhatikan rutinitas hidup dan istirahat. Dalam kasus ini, pankreatitis kronis disebabkan oleh konsumsi alkohol jangka panjang. Setelah dirawat di rumah sakit, pasien diberikan pantangan ketat dari alkohol dan diberikan pengobatan simtomatik seperti penekanan asam dan enzim. Namun, pasien harus menjauhkan diri dari alkohol secara ketat di masa depan, karena jika dia minum lagi, hal itu dapat menyebabkan kambuhnya atau bahkan memburuknya penyakit.