Orang modern menjalani kehidupan yang serba cepat, bekerja di bawah tekanan besar, makan tidak teratur, banyak bersosialisasi, sering minum alkohol, dan makan ikan dan daging dalam jumlah besar. Akibatnya, banyak orang sering merasakan gejala seperti “sakit perut” dan “gangguan pencernaan”. Namun, kebanyakan orang berpikir bahwa mereka hanya menderita “masalah perut” dan tidak peduli, tetapi sebenarnya mereka menderita pankreatitis kronis, yang menunda waktu diagnosis dan pengobatan. Saat ini, jumlah pasien diabetes dan hiperlipidaemia semakin meningkat, dan banyak di antara mereka yang menderita pankreatitis kronis. Selain itu, penyalahgunaan alkohol jangka panjang dan makan berlebihan juga merupakan faktor penting yang menyebabkan pankreatitis. Diperkirakan bahwa pada tahun 2008, insiden pankreatitis kronis di Tiongkok adalah 13/100.000, dan meningkat dari tahun ke tahun; di antara mereka, proporsi pankreatitis alkoholik juga meningkat secara bertahap. Pankreatitis kronis adalah kerusakan terus-menerus pada struktur dan fungsi pankreas yang disebabkan oleh berbagai faktor patogenik, yang mengakibatkan fibrosis pankreas. Gejala klinis utama adalah episode berulang nyeri perut bagian atas dan insufisiensi eksokrin pankreas, yang dapat dikombinasikan dengan insufisiensi endokrin pankreas, kalsifikasi parenkim pankreas, batu saluran pankreas, pembentukan pseudokista pankreas dan bahkan kanker pankreas. Pasien sering merasakan “sakit perut” dan “gangguan pencernaan”, dan mungkin mengalami peningkatan gula darah dan steatorrhea. Pada kasus yang parah, rasa sakitnya sering kali tidak tertahankan, sehingga sulit tidur dan makan, dan menyebabkan kerugian besar bagi pasien. Pilihan pengobatan utama untuk pankreatitis kronis meliputi pengobatan, endoskopi dan pembedahan. Fase kronis dapat diobati di rumah melalui kombinasi diet dan pengobatan, dengan penekanan pada pencegahan serangan akut; sebagian pasien juga memerlukan perawatan bedah tepat waktu untuk meredakan gejala, menghilangkan penyebab dan menunda perkembangan penyakit.