Biaya dan nilai pembedahan untuk kelainan bentuk tulang belakang pada orang dewasa

Dalam ekonomi kesehatan saat ini, biaya menjadi semakin penting dalam mengevaluasi intervensi medis. Analisis ekonomi dari intervensi perawatan kesehatan meliputi studi minimalisasi biaya, analisis efektivitas biaya dan analisis pemanfaatan biaya. Analisis biaya mencakup biaya langsung, pengeluaran dan kompensasi. Beberapa biaya langsung seperti hilangnya produktivitas karena cuti kerja, transportasi ke fasilitas kesehatan dan biaya untuk mempekerjakan perawat juga dapat dimasukkan dalam analisis biaya dan total biaya yang lebih luas bagi masyarakat. Meskipun biaya merupakan pertimbangan penting, nilai perawatan kesehatan adalah yang paling relevan dalam analisis intervensi perawatan kesehatan. Nilai perawatan kesehatan memiliki komponen efektivitas dan biaya dan didefinisikan sebagai manfaat bersih perawatan kesehatan relatif terhadap biaya bersih perawatan kesehatan. Metode penilaian manfaat versus biaya dalam bedah tulang belakang tidak seragam dan bervariasi sesuai dengan perspektif para pemangku kepentingan dalam sistem Medicare. Rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan lainnya berfokus pada hasil dan biaya yang memengaruhi rawat inap, seperti lama rawat inap, penggunaan endograft, dan komplikasi. Sebaliknya, perusahaan asuransi dan pihak lainnya cenderung berfokus pada bagian pertengahan proses medis, seperti rawat inap dalam waktu 90 hari, atau biaya rawat jalan. Nilai dari intervensi medis bagi dokter dan pasien dibangun dalam jangka waktu yang lebih lama daripada periode rawat inap, dan dampaknya terhadap kualitas hidup dapat berlangsung seumur hidup. Studi pemanfaatan biaya memberikan informasi yang paling berguna mengenai perawatan kesehatan karena nilai utilitas dapat digunakan untuk mendapatkan status kesehatan pasien dari waktu ke waktu. Metode penilaian (misalnya, QALY) yang secara langsung mencerminkan kualitas hidup dan dapat diterapkan pada berbagai penyakit merupakan prasyarat penting untuk menilai nilai perawatan ortopedi. Waktu tindak lanjut juga merupakan faktor penting dalam penilaian nilai, karena satu fragmen pengobatan kurang berarti dalam penilaian nilai.