Nodul tiroid yang ditemukan pada pemeriksaan bisa berupa gondok nodular, adenoma tiroid (kistik), adenoma yang berfungsi tinggi atau bahkan kanker tiroid. Penilaian lebih lanjut diperlukan berdasarkan rasa pemeriksaan, deskripsi USG dan sitologi tusukan. Gejala-gejala gondok nodular bergantung pada ukuran dan lokasi nodul. Bila nodulnya besar, ini dapat menyebabkan beberapa gejala tekanan, seperti perasaan sesak napas, atau obstruksi menelan. Ultrasonografi dan fungsi tiroid adalah tes yang lebih disukai untuk pasien dengan penyakit tiroid. Dalam istilah awam, USG, bersama dengan pemeriksaan fisik, pada dasarnya akan menentukan apakah pasien memerlukan pembedahan, sedangkan tes fungsi tiroid akan menentukan apakah pasien memerlukan pengobatan yang tepat. Pembedahan biasanya diperlukan pada pasien dengan gondok retrosternal, nodul besar dengan gejala tekanan, nodul yang memengaruhi penampilan dan kehidupan, dikombinasikan dengan hipertiroidisme, dan dugaan keganasan. Ada dua jenis pembedahan utama untuk gondok nodular. Salah satu jenisnya adalah pembedahan terbuka, yang meliputi pengangkatan nodul, tiroidektomi subtotal, tiroidektomi subtotal dan tiroidektomi. Jenis kedua adalah lumpektomi. Operasi tiroid lumpektomi melibatkan pemindahan sayatan bedah ke area yang tidak mencolok, seperti ketiak atau areola, dan memiliki efek kosmetik. Satu-satunya perbedaan antara lumpektomi dan pembedahan terbuka adalah lokasi sayatan, tetapi ruang lingkup dan hasil pembedahannya sama.