Apa pasokan nutrisi untuk mencegah atrofi otak?

  Pertama, perhatian harus diberikan pada makanan utama beras, tepung, jagung dan millet untuk memastikan sumber energi kalori yang penting bagi sel-sel otak.  Kedua, kita harus memperhatikan keseimbangan asam amino di otak. Keseimbangan asam amino di otak membantu fungsi saraf otak dan metabolisme sel otak. Makanan yang kaya akan protein berkualitas tinggi termasuk ikan, telur, produk susu, daging tanpa lemak, dll.  Ketiga, kita harus memperhatikan asupan asam lemak esensial. Lemak semacam ini dalam minyak kedelai, minyak wijen, minyak kacang tanah, kenari dan minyak nabati lainnya mengandung lebih banyak, untuk asam lemak tak jenuh. Anda bisa bersikeras makan beberapa kenari setiap hari, atau biji melon, kacang pinus, dll., yang semuanya baik untuk otak.  Keempat, kita harus memperhatikan asupan buah dan sayuran. Jenis makanan ini kaya akan vitamin, elemen jejak dan serat makanan, yang memiliki efek perlindungan pada otak. Vitamin C seperti pelumas di otak; vitamin A dapat meningkatkan kemampuan otak untuk mendiskriminasi; vitamin D adalah aktivitas jaringan otak dari “asisten” yang tepat; vitamin B dapat memastikan bahwa pasokan energi otak, membantu mengatasi kelelahan, kelelahan, dan dapat membuat orang berpikir jernih; vitamin E dapat secara efektif menghambat penurunan sel asam lemak esensial dalam jaringan otak Vitamin E dapat secara efektif menghambat penurunan dan nekrosis sel asam lemak esensial dalam jaringan otak untuk memperpanjang masa hidup dan menjaga kesehatan otak.  Kelima, kita harus memperhatikan pasokan elemen penting untuk otak. Misalnya, yodium adalah komponen penting tiroksin, dan kekurangan yodium dapat menyebabkan iritabilitas dan berkurangnya kecerdasan. Germanium terlibat dalam proses genetik dalam tubuh manusia dan dapat memperkuat kecerdasan, sehingga dikenal sebagai “unsur kebijaksanaan”. Zinc sangat penting untuk sintesis protein dan asam nukleat di otak. 48 jam kekurangan zinc dalam tubuh manusia akan mengakibatkan gangguan sintesis protein, mengganggu pembelahan sel dan menyebabkan penurunan kecerdasan. Hati hewan, makanan kacang-kacangan, kacang hitam, jamur hitam, wijen hitam, gula merah, dan makanan lainnya kaya akan zat besi. Kalsium penting bagi otak untuk menghambat eksitasi abnormal saraf otak dan membawa otak ke dalam kondisi kerja dan kehidupan yang normal. Makanan yang kaya kalsium termasuk susu, kacang-kacangan, wijen hitam, ikan kecil, udang, udang dan siput.