Banyak pasien kanker tiroid akan memiliki bekas luka di leher mereka setelah operasi, yang dapat menyebabkan beban psikologis yang berat dan stres bagi pasien. Sebagian besar pasien kanker tiroid adalah wanita, dan bekas luka di leher tidak hanya memengaruhi penampilan estetika, tetapi juga kepercayaan diri dan hubungan interpersonal. Jika Anda menderita jaringan parut, berikut adalah beberapa tips untuk “menyembunyikan” bekas luka kanker tiroid pasca operasi Anda.
Mengenakan pakaian atau aksesori yang sesuai
Kenakan syal: Mengenakan syal (seperti syal sutra atau katun) tidak hanya menyembunyikan bekas luka, tetapi juga melindunginya dari sinar matahari, yang membantunya memudar lebih cepat.
Kenakan turtleneck: Mengenakan turtleneck (misalnya jumper turtleneck, jaket, kemeja, dll.) tidak akan menarik perhatian pada bekas luka di leher Anda dan merupakan cara yang mudah dan efektif untuk menyembunyikan bekas luka pasca operasi Anda.
Kenakan kalung: Cobalah mengenakan perhiasan besar dengan manik-manik besar atau rhinestones, rantai emas atau perak yang lebih tebal juga bisa digunakan. Namun demikian, mengenakan perhiasan tidak dianjurkan sampai lukanya sembuh.
Menutupi bekas luka dengan kosmetik
Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakan kosmetik berikut ini untuk memastikan bahwa kosmetik tersebut tidak mengganggu penyembuhan sayatan atau mengiritasi kulit
Oleskan concealer: Ada banyak kosmetik khusus di pasaran yang dirancang untuk menyembunyikan bekas luka. Sebelum membeli, disarankan untuk menguji warnanya pada leher Anda untuk melihat apakah warnanya sesuai dengan warna kulit Anda.
Kuas pada alas bedak: pertama-tama oleskan kuas dengan alas bedak bening atau alas bedak yang sesuai dengan warna kulit Anda, lalu tambahkan concealer dan campurkan keduanya sebelum menyikatnya pada bekas luka.
Memperbaiki bekas luka
Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan metode berikut untuk memastikan bahwa penyembuhan luka tidak akan terpengaruh
Oleskan tabir surya setiap hari: Paparan sinar matahari dapat memperparah bekas luka, oleh karena itu, tabir surya dapat dioleskan ke bekas luka 15 menit sebelum keluar rumah, tetapi perlu dioleskan kembali setelah lebih dari 2 jam.
Gel perbaikan bekas luka: Gel perbaikan bekas luka memiliki sifat proliferasi anti fibroblast, anti-inflamasi dan pelunakan jaringan parut. Scar repair gel dapat dioleskan ke area bekas luka 3-4 kali sehari. Namun demikian, berhati-hatilah untuk tidak menggunakannya apabila lukanya belum sembuh. Selain itu, gel perbaikan bekas luka harus dibeli dari sumber yang tepat, dan Anda dianjurkan untuk membelinya dari rumah sakit atau apotek.
Penghilangan bekas luka dengan laser: Anda dapat pergi ke dokter bedah plastik di rumah sakit biasa untuk melihat apakah perawatan ini cocok untuk Anda.
Kadang-kadang Anda mungkin juga bertanya-tanya, “Mengapa saya harus menyembunyikan bekas luka saya?” Tentu saja, bukan ide yang buruk untuk menunjukkan bekas luka Anda dengan cara yang besar dan percaya diri. Bagaimanapun juga, bekas luka adalah medali pertempuran tubuh Anda dengan kanker tiroid, dan tanda kehidupan baru setelah penyembuhan.