Dapatkah pembawa hepatitis B mendapatkan vaksin hepatitis B?

Pembawa virus hepatitis B tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi hepatitis B.
Vaksin hepatitis B cocok untuk orang yang belum pernah terinfeksi hepatitis B. Melalui vaksinasi, tubuh akan memproduksi antibodi permukaan hepatitis B, sehingga dapat mencegah infeksi virus hepatitis B.
Namun bagi pembawa (carrier) hepatitis B yang telah terinfeksi virus hepatitis B, vaksinasi hepatitis B tidak efektif, bahkan dapat memutasi virus hepatitis B yang telah ada di dalam tubuh dan memperparah kondisinya. Oleh karena itu, pembawa hepatitis B tidak dapat menerima vaksin hepatitis B.
Pembawa hepatitis B harus bersikeras untuk melakukan pemantauan dan peninjauan secara teratur, biasanya setiap enam bulan, ultrasonografi hati, tes elastisitas hati, dan tes HBV (virus hepatitis B). Begitu fungsi hati yang abnormal terdeteksi, terapi virus harus segera diberikan, dan obat yang umum digunakan termasuk tenofovir dan entecavir untuk menghindari penyebab sirosis, kanker hati, dan penyakit lainnya.
Jika pembawa virus hepatitis B mengalami gejala seperti kehilangan nafsu makan, perut kembung, kelemahan umum, dan lain-lain, maka dianggap dapat berkembang menjadi virus hepatitis B kronis. Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit untuk berkonsultasi, jangan mengobati sendiri, dan harus didiagnosis dan dirawat di bawah bimbingan dokter.