Plasenta adalah jaringan yang sangat penting yang memberikan makanan kepada bayi, dan plasenta akan matang seiring dengan semakin lamanya kehamilan. Proses pematangan ini dinyatakan dalam istilah maturitas, dan pada usia kehamilan 36 minggu, sebagian besar wanita telah mencapai tingkat maturitas plasenta 2 atau 3. Tentu saja, ada beberapa perbedaan individu, karena beberapa wanita mungkin hanya memiliki plasenta tingkat 1 pada usia kehamilan 36 minggu, tetapi beberapa wanita mungkin memiliki plasenta tingkat 3 pada usia kehamilan 36 minggu. Semakin tinggi kematangan plasenta semakin besar kemungkinan terjadinya penuaan. Plasenta tingkat 1 hanya merupakan tanda penuaan primer, plasenta tingkat 2 adalah penuaan sebagian, tetapi plasenta tingkat 3 adalah penuaan penuh. Hal ini akan berdampak pada suplai nutrisi bayi Anda. Oleh karena itu, jika Anda melakukan USG pada usia kehamilan 36 minggu dan plasenta mencapai tingkat 3, Anda harus memperhatikannya dan memantau pergerakan janin serta tumbuh kembang janin. Jika ditemukan kelainan, kehamilan harus diakhiri dengan operasi caesar dini jika perlu. Kematangan plasenta terkait dengan banyak faktor seperti suplai nutrisi ibu sendiri, perkembangan janin dan kesehatan janin. Oleh karena itu, penting bagi para wanita untuk lebih memperhatikan nutrisi dan istirahat mereka setelah kehamilan, dan melakukan pemeriksaan antenatal secara teratur untuk mengamati perkembangan plasenta. Jika plasenta sudah matang, janin berkembang dengan baik, gerakan janin normal dan tidak ada gejala hipoksia intrauterin, maka kehamilan dapat dilanjutkan.