Tindakan pencegahan obat kejang

  1.Mengambil obat tepat waktu: jadwal (pendapat pribadi), umumnya dua kali sehari jadwal waktu yang disarankan: anak usia sekolah di pagi / sore hari jam 7-8, anak usia non-sekolah di pagi / sore hari jam 8-9, waktu ini nyaman bagi keluarga dan anak. Jika dosis terlewatkan karena kelupaan, buatlah dosis pada saat ditemukan, tanpa menunggu sampai waktu berikutnya untuk minum obat, dan kemudian secara bertahap sesuaikan waktunya.  2.Anak usia sekolah hindari penghentian obat secara tiba-tiba atau pengurangan obat secara sembarangan tanpa anggota keluarga.  3.Hindari mengurangi obat sendiri selama minum obat, meningkatkan dosis dan menghentikan obat secara tiba-tiba, yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan atau kejang yang semakin parah.  4, hindari faktor pemicu: Dalam keadaan penyakit (seperti demam, diare, dll), kelelahan, begadang, lapar, bermain game yang berlebihan dan situasi lain yang rentan terhadap kejang, cobalah untuk menghindari. Kebutuhan lain untuk diet seimbang, hindari minuman yang merangsang, yaitu
Anggur, kopi, teh kental; jangan makan berlebihan.  Anak-anak adalah proses pertumbuhan bertahap, obat yang digunakan sesuai dengan berat kilogram, sehingga tindak lanjut secara teratur diperlukan untuk menyesuaikan dosis.  Pengobatan epilepsi sangat bervariasi di antara individu, dan obat sensitif setiap orang berbeda, sehingga ada proses penyesuaian sebelum terkontrol dengan baik.