1. Untuk pasien yang tidak terdiagnosis, dapatkah pengujian genetik digunakan untuk mendeteksi atau mengkonfirmasi diagnosis penyakit secara langsung? Untuk tujuan pengujian, ada dua jenis tes genetik: tes diagnostik dan tes pra-gejala. Pengujian diagnostik adalah ketika gejala pasien dalam beberapa hal konsisten dengan manifestasi klinis ALS, sehingga pengujian genetik biasanya digunakan sebagai tambahan untuk mengkonfirmasi apakah penyakit ini ada. Jika tes genetik positif, ini adalah diagnosis akhir. Pengujian genetik untuk orang yang belum mengembangkan gejala disebut pengujian pra-gejala. 2. Apa gen kerentanan umum untuk ALS? Ada 29 gen yang relatif jelas terkait dengan ALS, tetapi gen kerentanan tidak sama dengan gen penyebab, yaitu semua gen yang mungkin terkait dengan perkembangan ALS. 3. Gen-gen apa saja yang umumnya diuji? Pengujian genetik tergantung pada tujuan pengujian. Untuk pengujian diagnostik, gen yang paling umum yang menyebabkan penyakit biasanya terdeteksi. Pada dasarnya, gen yang paling umum diuji di Tiongkok adalah SOD1, TARDP, FUS dan C90RF72, dan keempat gen ini biasanya direkomendasikan sebagai tes diagnostik. Jika pasien berusia lebih muda pada saat onset, misalnya antara usia 20 dan 40 tahun, pengujian untuk dua gen lain yang terkait dengan usia saat onset, yaitu gen amyotrophic lateral sclerosis tipe II dan tipe IV, biasanya juga direkomendasikan. Jika pasien tidak hanya memiliki usia onset dini, tetapi juga cocok dengan gambaran klinis ALS, maka kemungkinan pewarisan lebih besar dan pengujian untuk kedua gen ini diperlukan untuk menentukan apakah mereka turun-temurun. 4. Berapa biaya pengujian genetik? Biaya penelitian dan pengembangan atau jenis mesin yang dibeli, biaya staf yang terlibat dalam pengujian dan jumlah gen yang diuji bervariasi, membuat biaya bervariasi dari satu fasilitas pengujian ke fasilitas pengujian lainnya. Namun, secara keseluruhan, biaya tes genetik rata-rata sekitar $1000. Pengujian paket biasanya direkomendasikan, di mana beberapa gen yang berpotensi relevan diuji sekaligus, karena beberapa langkahnya sama untuk menguji satu gen dan beberapa gen, sehingga biaya rata-rata per gen lebih sedikit. Misalnya, pengujian 5 gen membutuhkan biaya $3500, yang rata-rata 700 per gen, sedangkan pengujian satu gen saja mungkin masih membutuhkan biaya lebih dari 1000. 5. Dapatkah tes genetik secara langsung mendiagnosis penyakit? Dapatkah hasil tes positif mengkonfirmasi diagnosis dan tes negatif mengesampingkannya? Jika hasil tes positif dan lokus diidentifikasi sebagai gen penyebab oleh bank gen, maka diagnosis ALS akan dikonfirmasi. Ada banyak gen kerentanan untuk ALS. 6. Apa arti tidak adanya kelainan pada tes SOD1? Apakah perlu menguji gen kerentanan lainnya? Gen SOD1 adalah gen yang paling sering bermutasi pada ALS familial, sehingga sekarang secara rutin direkomendasikan untuk mengujinya. Jika hasil tes negatif, ini hanya berarti bahwa ALS pasien tidak terkait dengan gen SOD1, tetapi tidak dengan 20+ gen lainnya, sehingga pasien juga akan disarankan untuk melakukan tes untuk gen terkait lainnya yang sesuai. 7. Apa tujuan pengujian genetik bagi pasien yang telah didiagnosis? Diagnosis adalah pertimbangan klinis atau diagnosis klinis ALS. Namun demikian, karena tidak ada biomarker spesifik untuk ALS, maka tidak mungkin untuk mengatakan bahwa tes positif akan memastikan diagnosis ALS. Satu-satunya tes yang dapat mengkonfirmasi diagnosis adalah tes genetik. Hanya ketika hasil tes genetik positif ditemukan dan gen tersebut dibandingkan dalam kumpulan gen untuk menjadi gen penyebab, barulah diagnosis benar-benar dikonfirmasi. Oleh karena itu, pengujian genetik adalah diagnosis akhir ALS.