Asma bronkial, apakah sering minum cairan dapat membantu?

Infus asma bronkial adalah salah satu perawatan yang umumnya digunakan untuk mengendalikan serangan asma yang parah atau serangan asma yang terus-menerus. Infus yang tepat sangat membantu dalam mengendalikan asma bronkial. Asma bronkial adalah penyakit saluran napas yang sangat reaktif yang disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Gejala umumnya adalah batuk, sesak napas, sesak dada, dan pada beberapa kasus yang parah, gagal napas dan kegagalan peredaran darah. Pengobatan utamanya adalah glukokortikosteroid seperti budesonide, modulator leukotrien seperti montelukast sodium dan teofilin seperti aminofilin. Umumnya, nebulisasi dan obat oral lebih disukai untuk serangan asma ringan, seperti nebulisasi dengan budesonide dan terbutalin, dan obat oral dengan montelukast sodium dan loratadine. Jika obat oral dan nebulisasi tidak efektif, glukokortikoid atau teofilin (misalnya metilprednisolon, aminofilin, dll.) dapat diberikan secara intravena untuk mengendalikan serangan asma yang parah. Terapi hormon sistemik sering kali diperlukan untuk serangan asma berat yang sulit diobati dengan obat oral atau nebuliser. Infus adalah salah satu cara untuk mengobati asma bronkial, dan perlu tidaknya memasukkan cairan secara intravena untuk asma bronkial perlu dinilai oleh profesional medis berdasarkan kondisi pasien.