Dapatkah tes vili korionik mendeteksi hemofilia?

Pengujian vili korionik, atau pengujian sel vili korionik, adalah tes skrining terutama untuk kehamilan, yang pada awalnya dapat mendiagnosis adanya hemofilia.
Tes vili korionik adalah tes skrining kromosom yang dilakukan pada jaringan vili plasenta, yang dapat mendeteksi kelainan kromosom seperti trisomi 21, trisomi 18, talasemia, dan juga pada awalnya dapat mendiagnosis adanya hemofilia.
Hemofilia adalah penyakit keturunan. Analisis genetik jaringan vili korionik dan tes prenatal dapat menentukan apakah janin menderita hemofilia.
Wanita hamil berisiko tinggi dengan riwayat keluarga hemofilia harus diidentifikasi sebagai pembawa gen melalui diagnosis isogenetik, dan jenis kelamin janin harus ditentukan melalui diagnosis prenatal untuk menentukan apakah penghentian kehamilan perlu dilakukan, atau bahkan biopsi vilus korionik dapat digunakan untuk membuat diagnosis hemofilia.