Stroke, atau stroke seperti yang biasa kita sebut, adalah penyebab nomor satu kecacatan orang dewasa dan salah satu dari tiga penyebab utama kematian. Menurut Kementerian Kesehatan, ada lebih dari 3 juta kasus baru stroke di Tiongkok setiap tahun, 80% di antaranya adalah stroke iskemik. Di antara sekian banyak penyebab stroke iskemik, stenosis arteri yang memasok otak adalah salah satu yang paling penting. Ada banyak pertanyaan dan kesalahpahaman tentang penanganan stenosis. (1) Apa saja pembuluh darah dalam suplai darah ke otak? J: Ada empat arteri suplai serebral utama, yaitu arteri karotis bilateral dan arteri vertebral bilateral. Baik arteri karotis maupun arteri vertebralis dapat mengalami stenosis (2) Apa penyebab dan konsekuensi stenosis arteri yang memasok darah ke otak? J: Penyebab paling umum adalah pembentukan plak aterosklerotik. Selain itu, terapi radiasi, kompresi tumor, displasia myofibrillar dan aortitis juga dapat menyebabkan penyempitan arteri yang memasok otak. Penyempitan arteri suplai darah otak secara langsung menyebabkan suplai darah ke otak tidak mencukupi. Selain itu, pelepasan plak aterosklerotik dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah intrakranial, yang mengakibatkan infark serebral. (3) Apakah Anda memiliki plak aterosklerotik dan stenosis dalam arteri suplai darah Anda? J: Ketika gejala seperti sinkop berulang atau bahkan hemiplegia, afasia, koma, vertigo, diplopia, ataksia, gangguan keseimbangan dan kesulitan menelan terjadi, kita harus waspada terhadap adanya stenosis arteri suplai darah ke otak. Selain itu, sebagian pasien, khususnya pasien paruh baya dan pasien yang lebih tua di atas 50 tahun, tidak memiliki gejala-gejala ini tetapi mungkin masih memiliki stenosis yang parah. (4) Tes apa yang dapat menentukan apakah Anda memiliki stenosis suplai darah ke otak? J: Ultrasonografi leher memiliki keuntungan karena non-invasif, nyaman, dan lebih murah, sehingga ideal untuk skrining. Jika USG menunjukkan adanya masalah, opsi lebih lanjut dari CTA atau DSA diperlukan, dengan DSA menjadi standar emas untuk diagnosis. (5) Dapatkah semua stroke dicegah dengan pengobatan saja untuk stenosis arteri suplai darah ke otak? J: Ada kesalahpahaman bahwa obat-obatan aman dan sangat mudah untuk stenosis. (6) Apakah ada hal lain yang bisa kita lakukan untuk pasien yang pengobatannya tidak berhasil? J: Ya! Selain endarterektomi karotis, kami dapat melakukan pemasangan stent untuk penyempitan arteri yang memasok otak.