Kandung kemih neurogenik akibat berbagai patologi sumsum tulang belakang adalah salah satu disfungsi utama yang mengganggu pasien dengan cedera sumsum tulang belakang. Pasien datang dengan dispareunia, disuria, dan inkontinensia urin. Sebagian besar pasien memerlukan kateterisasi intermiten berulang 4-6 kali sehari dalam jangka waktu yang lama, yang sangat memengaruhi kualitas hidup. Pasien dengan temuan urodinamik berupa kejang sfingter uretra eksternal dan disfungsi sfingter detrusor dapat diobati dengan suntikan toksin botulinum ke dalam sfingter uretra eksternal melalui rektum untuk menurunkan tekanan uretra, sehingga meningkatkan fungsi kemih dan mengurangi volume urin sisa serta frekuensi kateterisasi. Teknik ini saat ini digunakan di departemen kami dan telah membantu beberapa pasien dengan masalah saluran kemih.