Kekurangan hormon pertumbuhan anak

Pertumbuhan anak dari bayi hingga dewasa adalah proses yang sangat kompleks. Nutrisi yang baik, olahraga dan istirahat sangat penting untuk pertumbuhan yang sehat. Pertumbuhan diatur oleh banyak zat kimia dalam tubuh yang disebut hormon. Hormon terpenting yang mengontrol pertumbuhan adalah hormon pertumbuhan. Ketika tubuh tidak memproduksi hormon pertumbuhan yang cukup, hal ini dapat memengaruhi laju pertumbuhan anak, yang dikenal sebagai defisiensi hormon pertumbuhan. Ada dua jenis defisiensi hormon pertumbuhan: defisiensi hormon pertumbuhan total (tidak ada hormon pertumbuhan yang dikeluarkan) dan defisiensi hormon pertumbuhan parsial (sejumlah kecil hormon pertumbuhan dikeluarkan, tetapi tidak cukup untuk pertumbuhan anak). Mengapa anak-anak menderita kekurangan hormon pertumbuhan? Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan defisiensi hormon pertumbuhan pada anak-anak. Tiga faktor utama yang dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan: Kelenjar hipofisis: Cedera atau penyakit dapat menyebabkan kelenjar hipofisis menjadi kurang mampu memproduksi hormon pertumbuhan. Hipotalamus: Hipotalamus mengeluarkan hormon pelepas hormon pertumbuhan, yang merangsang kelenjar hipofisis untuk mengeluarkan hormon pertumbuhan. Jika hipotalamus tidak mengeluarkan hormon pelepas hormon pertumbuhan dalam jumlah yang cukup, sekresi hormon pertumbuhan akan terpengaruh. Jaringan dan organ tubuh: mungkin tidak sensitif terhadap hormon pertumbuhan, meskipun terdapat cukup hormon pertumbuhan dan hormon pelepas hormon pertumbuhan di dalam tubuh. Apa yang dapat menyebabkan kekurangan hormon pertumbuhan pada anak-anak? Ada banyak alasan yang dapat menyebabkan kekurangan hormon pertumbuhan pada anak-anak. Mungkin ada penyebab bawaan (defisiensi hormon pertumbuhan bawaan), atau mungkin ada penyebab defisiensi hormon pertumbuhan sejak lahir atau pascakelahiran (defisiensi hormon pertumbuhan yang didapat). Kekurangan hormon pertumbuhan bawaan biasanya disebabkan oleh kelainan genetik, di mana struktur dan fungsi kelenjar hipofisis dan hipotalamus rusak selama perkembangan janin. Defisiensi hormon pertumbuhan yang didapat disebabkan oleh kerusakan pada kelenjar hipofisis atau hipotalamus, yang dapat diakibatkan oleh beberapa penyebab, seperti tumor, cedera otak traumatik yang parah, infeksi (misalnya meningitis dan ensefalitis), penyinaran atau pembedahan kepala. Defisiensi hormon pertumbuhan idiopatik adalah defisiensi hormon pertumbuhan tanpa penyebab yang teridentifikasi.